Kru Kapal Pesiar Diamond Princess Akhirnya Dijemput

0
13
DI RUMAH JANUARTIKA - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama istri ketika berada di rumah Ketut Januartika di Dusun Meranggen, Desa Tangkas, Minggu (1/3/2020). (DenPost/sriwiadnyana)

Semarapura, DenPost

Kru kapal pesiar Diamond Princess,  I Ketut Januartika (28), dan puluhan WNI lainnya yang diisolasi akibat wabah virus corona  akhirnya kembali ke Tanah Air. Pada  Minggu (1/3/2020) mereka dijemput pemerintah Indonesia, dan akan dipulangkan melalui jalur udara.

Januartika ketika dihubungi mengaku masih menunggu penjemputan pemerintah RI. “Ya, ini kami masih menunggu. Menurut informasi,  kami diantar ke bandara sekitar pukul satu siang waktu Jepang,” ujar Januartika saat dimintai konfirmasi melalui media sosial (medsos).

Dia bersama WNI lainnya sudah berkemas-kemas sejak pukul 07.00 (waktu Jepang). Hingga kini mereka dinyatakan negatif tidak tertular virus corona, sehingga keluar setelah nyaris sebulan tertahan di dalam kapal pesiar mewah itu. Mereka diantar menggunakan beberapa bus menuju ke bandara setempat.

Baca juga :  TPA Sente Kembali Terbakar

“Terkait nanti bagaimana sampai di Indonesia? Belum ada informasi lebih lanjut. Tapi sebelumnya kami rencananya dikarantina dulu di Pulau Seribu,” tegas Januartika.

Semantara itu Bupati Klungkung Nyoman Suwirta bersama istri mendatangi rumah Ketut Januartika di Dusun Meranggen, Desa Tangkas, Minggu kemarin. Suwirta juga sudah mengubungi Januartika melalui video call.

Bupati  berbincang-bincang dengan ayah Januartika,i  Nyoman Suardana (55), yang sopir angkutan siswa gratis ini. Dalam komunikasi tersebut,  Januartika mengaku sedang dalam persiapan keberangkatkan ke Pulau Seribu, Jakarta. Mendapat kabar tersebut, Suwirta berharap agar Ketut Januartika bisa segera pulang ke rumahnya.

Baca juga :  RSUD Klungkung Rekrut Puluhan Tenaga Kontrak

“Informasi yang saya dapat tadi dari video call, Januartika dipulangkan dari Jepang dan akan dikarantina dulu di Pulau Sebaru kecil yang terletak di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, sekaligus lokasi karantina mengenai virus corona,” tegas Suwirta.

Dia menambahkan bahwa komunikasi terus terjalin dengan Januartika. Dalam sehari, Suwirta bahkan tiga kali mengubungi melalui Whatsapp (WA). Selain itu, koordinasi terus dilakukam dengan Pemprov Bali dan Kemenpar RB yang diteruskan ke menteri koordinator pemberdayaan manusia dan kebudayaan (PMK). “Saya rasa apa yang dilakukan ini tidak bisa medorong mereka cepat kembali. Minimal saya memberikan motivasi dan semangat kepada yang bersangkutan serta keluarganya di rumah,” tegas Suwirta.

Baca juga :  Hari Pertama Dibuka, Puluhan Pelamar Daftar Tenaga Kontrak di RSUD Klungkung

 

Dia mengimbau masyarakat atau generasi muda yang bekerja di kapal pesiar agar berhati-hati serta tetap waspada “Apapun pekerjaan itu, semuannya membawa risiko. Mari doakan mereka agar cepat kembali dan sehat selalu,” tandas Suwirta

Sebelumnya jumlah WNI yang dijemput pemerintah di  kapal Diamond Princess berjumlah 68. Mereka dijemput menggunakan pesawat komersil, Garuda Indonesia Airbus A330. Pesawat itu dijadwalkan kembali ke Indonesia pukul 19.00 waktu Jepang. (sri wiadnyana)