Cegah Pelecehan Terhadap Pelajar, Guru Perlu Jalani Pemeriksaan Ini

0
7

Latu, DenPost

 

Pelecehan seksual di lingkungan sekolah yang menimpa pelajar kian memprihatinkan. Pada awal tahun 2020 ini, kasus yang menonjol yakni pelecehan seksual yang dilakukan oknum kepala sekolah terhadap siswinya di Kabupaten Badung. Praktisi pendidikan, I Gede Made Putra Wijaya, memandang sekolah sejatinya telah menyediakan pendampingan bagi pelajar yang mempunyai masalah, baik masalah pribadi maupun masalah berkaitan dengan proses pembelajaran.

Baca juga :  677 Usaha Pariwisata di Bali Kantongi Sertifikat Ini

“Memang, siswa umumnya akan lebih terbuka dengan guru BK. Termasuk terbuka apabila dirinya mengalami pelecehan oleh oknum guru,” itu disuarakannya pada Senin (2/3) di Latu, Badung.

Bagi dia, kondisi ini menjadi persoalan yang belum mendapat jalan keluar. Namun, guna mencegah kasus serupa kembali terjadi, lembaga pendidikan dapat mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan psikologi guru secara berkala. “Selama ini belum ada tes semacam itu. Maka saya memandang perlu,” ujarnya. Bukan saja tes psikologi, ia menilai tes lain seperti tes urine juga penting menjaga kualitas pendidik.

Baca juga :  Otban Minta Seluruh Area Kerja Bandara Dilengkapi Dengan Ini

Ia menambahkan, PGRI sebagai lembaga yang menauingi profesi guru telah mengambil sikap. Kepada oknum guru dan pendidik, tanpa melihat persoalan benar maupun salah, telah memberikan pendampingan hukum kepada pelaku. “Kami di PGRI punya Lembaga Bantuan Hukum (LBH). Oknum yang bermasalah tetap mendapat pendampingan. Soal benar atau salah, bukan domain kami. Itu urusan pengadilan,” ucapnya.

Ia berharap, masyarakat tidak seketika memandang peristiwa ini terhadap kualitas profesi pendidik, mengingat ini dilakukan oleh oknum. “Ini terjadi karena banyak faktor. Tidak bisa dilihat dari profesi saja. Contohnya, oknum profesi lainnya juga ditemukan melakukan pelanggaran,” tandasnya. (wir)

Baca juga :  Pemerintah Mesti Perjuangkan Dana ke Pusat untuk Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini