Gara-gara Ini, 100 Perusahaan Dipanggil BP Jamsostek

Mohamad Irfan

Tanjung Bungkak, DenPost

Lantaran menunggak pembayaran iuran wajib, 100 perusahan yang tersebar di seluruh Bali dipanggil BP Jamsostek belum lama ini. Mereka yang dipanggil itu dengan tunggakan tiga bulan hingga enam bulan, dan diminta segera membayar. Itu dikatakan Kepala BP Jamsostek Cabang Bali-Denpasar, Mohamad Irfan, Rabu (4/3). Ia menerangkan, pemanggilan ini telah melalui tahapan awal, seperti memberikan peringatan secara lisan maupun tertulis.

Baca juga :  Hujan Beberapa Jam, Astasura-Antasura Banjir

 

“Proses melalui surat sebelumnya sudah kami sampaikan untuk mengingatkan mereka ada kewajiban membayar iuran untuk melindungi pekerjanya. Jika tidak membayar, maka manfaatnya tidak bisa didapatkan para pekerja,” kata Irfan. Ia menerangkan, penunggakan ini akan merugikan pekerja dan perusahaan yang bersangkutan. Pekerja tidak mendapatkan pelayanan, dan perusahaan juga harus mengeluarkan uang lagi kalau sampai ada musibah yang dialami pekerjanya.

 

Baca juga :  Gupbi Cemaskan Babi Selundupan, Distan Siap Bagikan 1.000 Bibit

“Setelah kami ingatkan kembali apa manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan dan apa dampaknya kalau menunggak, akhirnya perusahaan-perusahaan tersebut sepakat untuk membuat komitmen. Dalam acara itu juga dihadiri perwakilan pengawas dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bali, Kejaksaan Negeri Denpasar dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” ucapnya. Apabila kembali membandel, kasus ini akan dilanjuti oleh Disnaker, Kejaksaan dan KPKNL.  (wir)

Baca juga :  Tiga WNA Jalani Penyumpahan di Kemenkumham Bali

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini