Pariwisata Surut, Semangat Belajar Siswa Sekolah Pariwisata Tak Boleh Ciut

0
18

DUNIA  pariwisata di Bali kini sedang surut menyusul merebaknya wabah virus korona. Lantaran kunjungan wisatawan yang merosot drastis, banyak usaha di bidang pariwisata yang merumahkan karyawannya. Kendati begitu, semangat belajar siswa sekolah kepariwisataan tak boleh ciut. Mereka harus tetap semangat belajar membekali diri dengan kompetensi di bidang kepariwisataan sehingga kelak ketika industri pariwisata pulih kembali, mereka sudah siap untuk mengisi kebutuhan pasar pariwisata.

Pandangan itu dikemukakan pengawas SMA Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali di Kabupaten Klungkung, IBW Widiasa Keniten, dalam sambutannya saat membuka ujian praktik kepariwisataan di SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung, Rabu (4/3). Ujian bagi siswa kelas XII itu berlangsung dua hari hingga Kamis (5/3).
“Belajar untuk membekali diri dengan kompetensi pariwisata itu tidak boleh berhenti. Bekal keterampilan itu selalu dibutuhkan dunia kerja, termasuk dalam bidang kepariwisataan,” kata Widiasa Keniten.

Kepala SMA Pariwisata PGRI Dawan, Klungkung, IBG Parwita menjelaskan, ujian praktik pariwisata, dilaksanakan tiap tahun dan tahun ini merupakan yang ke-18. Ujian praktik pariwisata ini bertujuan mengevaluasi kompetensi siswa dalam bidang kepariwisataan sehingga siap mengisi kebutuhan pasar tenaga kerja pariwisata.
“Dunia kepariwisataan itu penuh daya saing. Siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung harus terus mengobarkan semangat belajar sehingga siap memasuki dunia kerja,” kata Parwita.

Baca juga :  Diterjang Air Bah di Sungai Unda, Mobil Off Road Terjebak

Parwita mengajak siswa SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung untuk berjuang selangkah lebih maju. “Ketika orang tidur, bangunlah. Ketika orang bangun, berdirilah. Ketika orang berdiri, berjalanlah. Ketika orang berjalan, berlarilah. Ketika orang berlari, terbanglah,” kata Parwita yang dikenal sebagai penyair.

Ujian praktik kepariwisataan SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung diikuti 303 siswa. Mereka terdiri atas 154 siswa jurusan Food & Beverage Production (FPB), 63 siswa dari jurusan Food & Beverage Service (FBS), 67 siswa jurusan House Keeping, dan 19 orang siswa dari jurusan Spa. Wakil Kepala Sekolah Urusan SMA Pariwisata PGRI Dawan Klungkung, I Made Bawa, menjelaskan, ujian praktik jurusan FPB kali ini meliputi empat jenis menu makanan dan dua jenis minuman. (111)

Baca juga :  Proyek Penataan Perbatasan Klungkung-Gianyar Tak Isi Aksara Bali

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini