Umur Tiga Minggu Ditinggal Ibu, Keluarga Bayi Cempaka Tak Mampu Beli Susu

1
60
RAWAT ADIK - Ni Luh Muliani (17), warga Dusun Payungan, Desa Selat merawat adiknya yang kini baru berumur satu bulan, Kamis (5/3).

Semarapura, DenPost

Sungguh malang nasib bayi, Ni Ketut Cempaka Febrianti. Baru lahir tiga minggu, bayi asal Dusun Payungan, Desa Selat, Klungkung ini ditinggal ibunya, Ni Komang Murni (44) untuk selama-lamanya. Saat ini kondisinya hanya dirawat kakak sulungnya, Ni Luh Muliani (17).  Sedangkan ayahnya yakni I Wayan Gunawan hanya bekerja sebagai kuli bangunan. Di tengah kesulitan ekonomi, keluarga ini kesulitan membeli susu untuk Cempaka.

 

Baca juga :  Transmisi Lokal Meningkat, Gugus Tugas Klungkung Pertimbangkan Karantina Banjar

Ditemui dirumahnya, Kamis (5/3),  Muliani mengatakan kalau adiknya Cempaka lahir caesar di RSUP Sanglah pada tanggal 3 Februari. Saat itu Cempaka dikatakan lahir prematur dengan berat badan 2,2 kilogram. “Adik saya ini lahir caesar karena ibu punya riwayat sakit sesak nafas dan kelainan jantung, ” ucap Muliani. Setelah lahir, Cempaka tidak langsung dibolehkan pulang karena masih menunggu ibunya yang harus opname selama delapan hari di RSUP Sanglah. Namun, setelah diizinkan pulang, sakit sesak nafas ibunya kumat dan snag ibu akhirnya meninggal pada tanggal 25 Februari lalu.

Baca juga :  Dikawal Ketat Pol Air, Vaksin Didistribusikan ke Nusa Penida

 

“Ibu meninggal saat bapak hendak minta ibu bangun untuk makan di tempat tidur. Tapi ibu saat itu tidak mau bangun dan ketika dibawa dalam perjalanan rumah sakit sudah meninggal,” ungkap Muliani.

 

Setelah ditinggal sang ibu, Cempaka hanya dirawat Muliani. Muliani mengaku kesulitan untuk membeli susu karena tidak memiliki uang yang cukup. Saat ini Muliani mengandalkan bantuan yang diberikan pemerintah dan donatur lainnya.

Baca juga :  Pimpin Rapat Staf Lengkap, Suwirta Dorong OPD Tingkatkan Ini

Kondisi bayi Cempaka mendapat perhatian Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta. Selaku Ketua PMI, Kasta menyerahkan bantuan kepada keluarga Cempaka di Dusun Payungan, Kamis siang. (119)

1 Komentar

  1. Semoga kelak anak ini menjadi anak yang baik hati dan berkembang jadi anak yg cerdas.
    @ muliani yang sabar ya
    Jaga dan rawatlah calon penerus bangsa . Kamu adalah seorang pahlawa

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini