ST Minum Alkohol Saat Pawai Ogoh-ogoh, Ini Resiko Yang Diberikan Disbud Badung

0
13
I Gde Eka Sudarwitha

 

Mangupura,DenPost

Parade ogoh-ogoh yang diselenggarakan pada Tilem Kesanga tepatnya sehari sebelum perayaan Nyepi, menjadi perhatian Dinas Kebudayaan Badung. Euforia perayaan Tahun Baru Caka 1941 rawan bentrok akibat peserta pawai ogoh-ogoh tak terkontrol.

 

Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Badung, I Gde Eka Sudarwitha, mengatakan telah berkoordinasi dengan elemen desa adat untuk menjaga kondusifitas wilayahnya saat perayaan tersebut. “Para bendesa sudah kami himbau sebelum tawur dilarang minum minuman berakohol, kalau sampai ditemukan ogoh-ogohnya didiskan tidak ikut pawai,”ujarnya saat ditemui Kamis (5/2).

Baca juga :  Di Badung, Satu WNI Positif Covid-19

 

Selain mengatur pawai ogoh-ogoh, Eka Sudarwitha juga mengatur pelaksanaan pawai yang akan digelar sebelum Ida Betara masineb. Sehingga, tidak ada peluang bagi sekaa teruna dan yowana melakukan aktivitas yang merugikan.“Pengerupukan itu dilaksanakan sebelum Ida Betara mewali ke linggihnya, seperti mewali ke Pura Dalam, Pura Puseh, jadi usai mengarak ogoh-ogoh sekaa teruna dan yowana ikut ngiring Ida Betara mesineb,” katanya.

Baca juga :  Senin, SMP dan SD di Badung Laksanakan PPDB Daring

 

Menurutnya, pemerintah telah memberikan dana kreativitas pemuda untuk Seka Teruna (ST) di Badung. Adapun jumlah dana yang diserahkan untuk masing-masing penerima Rp 40 juta. Namun setelah dipotong pajak 15 persen, yang masuk ke rekening penerima hanya Rp 34 juta. Sementara ada total 563 penerima, terdiri dari 535 ST dan 28 Yowana.(115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini