Penanggulangan Virus Corona, Badung Ambil Anggaran Dari Pos Penyakit Infeksi Emergency

0
11
Made Wira Dharmajaya

Mangupura,DenPost

Penanggulangan virus corona (Covid-19) tidak hanya sebatas sosialisasi saja, namun juga perlu anggaran untuk menangulangi serta pencegahan virus baru tersebut. Untuk di Kabupaten Badung, pemerintahnya sudah menyiapkan anggran untuk hal tersebut. Namun anggran tersebut tidak spesifik untuk penaggulangan virus corona.

Kepala Bappeda Badung, Made Wira Dharmajaya yang dihubungi, Jumat (6/3) mengatakan, untuk anggaran penyakit terinfeksi atau menular pemerintah sudah menyiapkannya. Tapi untuk secara spesifik virus corona memang tidak. Pos anggaran tersebut bisa diambil nanti dari penaggulangan penyakit infeksi emergency. “Anggaran tersebut sudah diposkan di Dinas Kesehatan, saya lupa berapa besarannya coba hubungi Dinas Kesehatan Badung,”saran Wira.

Baca juga :  Dinas Pertanian Badung Awasi Mapatung LPD Kedonganan

Lebih lanjut pejabat asal Desa Sembung, Mengwi ini mengatakan, saat ini memang belum ada masyarakat Badung yang ditemukan positif virus corona, tapi pihaknya selaku perancang anggaran harus sudah menyiapkan sejumlah strategi untuk pencegahan. “Jadi kita bisa melakukan pencegahan secara maksimal karena sudah dibantu dengan anggaran meski tidak diposkan secara spesifik untuk penganan virus corona,”ujarnya.

Dihubungi terpisah Dinas Kesehatan Badung, Nyoman Gunarta mengatakan, untuk anggaran penaggulangan penyakit menular memang ada di Dinas Kesehatan, tapi tidak spesifik pada penaggulangan virus coronan. “Untuk anggaran datanya masih di kantor dan saya masih ada rapat di Unud. Yang jelas  untuk  penganggaran tentang corona  tidak ada, namun  kita menganggarkan  kesiapan  penyakut infeksi emerging secara umum,”terangnya.

Baca juga :  677 Usaha Pariwisata di Bali Kantongi Sertifikat Ini

Sementara Kasi surveilans dan imunisasi Dinas kesehatan Badung, AA Alit Naya saat dihubungi terpisah mengungkapkan anggarannya tidak begitu besar hanya Rp 76 juta untuk promotif dan prefentif. “Karena ini kan merupakan kasus baru dan belum terdeteksi ada yang terjangkit di Badung. Angaran itu juga kita manfaatkan sebagi dana sosialisasi belanja alat kerja sperti alat pelindung diri dan alat pengambilan sampel darah. Untuk pengobatan anggarannya ada di rumah sakit,”terangnya. (115)

Baca juga :  Razia Perut Lapar Sasar Warga yang Membutuhkan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini