Rai Mantra-Koster Sepakat Penundaan Kedatangan Kapal Pesiar Viking Sun

0
9
SEPAKAT - Pertemuan Walikota Rai Mantra, dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, yang sepakat melakukan penundaan terkait kunjungan Kapal Pesiar Viking Sun di Benoa, Jumat (6/3/2020).

 

Dauh Puri, DenPost

Rencana kedatangan Kapal Viking Sun ke Bali, serta bersandar di Pelabuhan Benoa mendapat perhatian serius dari Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster. Pada Jumat (6/3/2020), Walikota Rai Mantra, dan Gubernur Wayan Koster, melakukan pertemuan di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha Denpasar, membahas terkait antisipasi kesiapsiagaan penyebaran corona virus disease (covid-19).

 

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Denpasar, AA Ngurah Rai Iswara; Asisten I Sekda Kota Denpasar, Made Toya; Kadis Kesehatan Provinsi Bali, Kadis Perhubungan Provinsi Bali, serta Kabag Humas dan Protokol Setda Denpasar, Dewa Gede Rai.

 

Kesepakan ini juga tidak terlepas dari informasi, serta penundaan kunjungan Kapal Pesiar Viking Sun di Semarang dan Surabaya, lewat surat penundaan dari kepala daerah setempat. Dalam pertemuan tersebut, Walikota dan Gubernur sepakat untuk menunda kedatangan Kapal Pesiar Viking Sun untuk bersandar di Pelabuhan Benoa. Di samping itu, penundaan ini juga akan diberlakukan bagi kapal pesiar lainnya yang pernah singgah di negara terjangkit Covid-19.

Baca juga :  Putri Suastini Koster Ajak Orangtua Ikuti Perkembangan Teknologi

 

Gubernur Bali, Wayan Koster, dalam pertemuan tersebut sepakat dengan Walikota Rai Mantra, terkait antisipasi bersama terhadap kunjungan wisatawan melalui jalur Pelabuhan Benoa. Langkah antisipasi di Pelabuhan Benoa juga telah dilakukan sesuai SOP, serta pemeriksaan petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) sesuai dengan prosedur dan kesiapan sarana, serta alat yang ada kepada seluruh awak kapal dan penumpang. “Namun untuk antisipasi selanjutnya kita sepakat melakukan penundaan sementara terhadap kunjungan wisatawan melalui jalur laut ini. Terlebih dari pembahasan ini telah terjadi pula penundaan dan antisipasi di Surabaya dan Semarang ,” ujarnya.

Baca juga :  Jelang Pengerupukan, Polisi Gagalkan Pengiriman Ratusan Liter Arak

 

Dalam kesempatan tersebut juga, Gubernur Wayan Koster, mengharapkan OPD terkait di Provinsi Bali melakukan pengawasan dan pengamanan di tempat- tempat yang menjadi kunjungan wisatawan, serta SOP yang ada di Pelabuhan Benoa harus dijalankan dengan baik. “Dalam pertemuan ini, kami sepakat melakukan penundaan sementara kedatangan kapal-kapal pesiar ke Bali demi kenyamanan dan keamanan masyarakat Denpasar dan  Bali umumnya,” ujar Koster.

 

Sementara Walikota Rai Mantra, menyampaikan saat ini informasi dari Kota Surabaya dan Kota Semarang telah melakukan penundaan bagi kapal-kapal pesiar yang mengangkut wisatawan asal daerah terjangkit Covid-19, sehingga antisipasi ini perlu dilakukan pembahasan bersama terlebih Kawasan Benoa di Kecamatan Denpasar Selatan menjadi satu kawasan bersandar bagi kapal pesiar. “Hari ini (kemarin-red) kami bersama bapak Gubernur Bali serta OPD terkait melakukan pembahasan terkait hal ini, yang nantinya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Rai Mantra.

Baca juga :  Denpasar Tambah 5 Kasus Positif, Satunya Riwayat Pulang Kampung

 

Meski saat ini di Pelabuhan Benoa telah melaksanakan SOP mengantisipasi Covid-19, namun juga perlu dilakukan antisipasi bersama yang nantinya memberikan rasa nyaman kepada seluruh masyarakat. “Pertemuan ini juga telah dilakukan kesepakatan bersama bapak Gubernur untuk menunda sementara pelaksanaan kunjungan wisatawan melalui jalur laut, yaitu di Kawasan Pelabuhan  Benoa. Ini untuk keselamatan warga kita semua,” ucap Rai Mantra. (eka)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini