Bangkai Babi di Bakas Akhirnya Dikubur

0
19

Semarapura, DenPost

 

Tim kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Klungkung bergerak cepat setelah menerima laporan ada kasus babi mati yang dibuang sembarangan di selokan sekitar jembatan Getakan-Bakas, Banjarangkan, Kamis (5/3). Bersama petugas BPBD Klungkung, kepolisian, TNI, dan warga, tim kesehatan hewan langsung mengevakuasi bangkai babi yang masih ada tumpungnya tersebut dan menguburnya di kuburan Desa Bakas.

Proses evakuasi bangkai babi dengan berat sekitar 150 kilogram tersebut dipimpin Kepala Pelaksana BPBD, Putu Widiada dan Kadis Pertanian, IB Juanida. Dari BPBD sendiri mengerahkan anggota 12 personel untuk mengangkat bangkai babi tersebut dari selokan dan menaikannya ke mobil untuk dikubur di setra Desa Bakas malam itu juga.

Baca juga :  Desa Adat Gelgel Berlakukan Jam Malam

Sejauh ini, petugas dari kesehatan hewan belum mengetahui siapa yang membuang bangkai babi tersebut. Termasuk apakah babi tersebut mati karena virus flu babi afrika atau yang lainnya. Yang jelas, saat itu Kadis Pertanian, IB Juanida berharap kepada masyarakat ikut melakukan pengawasan jika ada orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi secara sembarangan.

Diapun menyayangkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab membuang bangkai babi secara sembarangan di perbatasan Desa Bakas dengan Getakan. Karena jika dibiarkan seperti itu maka bangkai babi yang dibuang sembarangan akan menimbulkan penyakit.
“Sejauh ini Klungkungkan belum ada laporan kasus kematian babi seperti di daerah lain. Jadi kami berharap agar warga ikut melakukan pengawasan. Jangan sampai bangkai babi yang dibuang secara sembarangan ini menimbulkan penyakit, ” katanya. (119)

Baca juga :  Pascalibur Panjang, Kasus Covid-19 di Klungkung Melonjak

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini