Antisipasi “Panic Buying”, Polisi dan Disperindag Sidak Sembako dan Masker

0
10
SIDAK - Jajaran Polres Jembrana dan Tim Satgas Pangan Kabupaten Jembrana, turun melakukan sidak menyasar Pasar Umum Negara dan Supermarket Rahayu, Jumat (6/3).

Negara, DenPost

Mengantisipasi kepanikan warga menghadapi isu virus Corona, jajaran Polres Jembrana dan Tim Satgas Pangan Kabupaten Jembrana, turun melakukan sidak menyasar Pasar Umum Negara dan Supermarket Rahayu. Dalam sidak, Jumat (6/3), Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Pramagita, bersama Kadis Perindagkop Jembrana, Komang Agus Adinata ikut melakukan pemantauan.

Adinata mengatakan, sidak dilaksanakan untuk mengantisipasi warga memborong sembako karena isu wabah Corona. Dari hasil sidak, harga sembako masih stabil. “Belum ditemukan adanya pembelian sembako dalam skala besar. Ketersediaan sembako masih lengkap. Dan pendistribusian ke swalayan masih berjalan normal. Tidak ada pembelian dalam skala besar-besaran,” tegasnya.

Baca juga :  Cegah Perpindahan Kerumunan, Tiga Kabupaten Penyangga Diminta Waspada

Dikatakan juga, sejumlah rempah-rempah seperti jahe, kunyit dan lainnya mengalami kenaikan dan pembelian karena adanya informasi bisa mencegah Corona. Karenanya membutuhkan stok yang banyak. Namun sembako baik beras, gula dan telur masih seperti biasa.

Sementara itu, sejumlah pedagang mengakui beberapa kebutuhan mengalami kenaikan. Ibu Murni mengatakan, untuk jahe dari harga Rp 32 ribu naik menjadi Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu. Kunyit dari Rp 4.000 menjadi Rp 8.000. Kenaikan itu terjadi sebelum Hari Kuningan. Pedagang lain, Nyoman Sri Arthi mengatakan, sejak merebaknya virus Corona, jahe dan kunyit mengalami peningkatan permintaan 5 sampai 10 kg per hari.

Baca juga :  Pemilah Sampah Tetap Bekerja di Tengah Ancaman Corona

Kasat Yogie Pramagita mengatakan, dari pantauan isu virus Corona pihaknya sudah melakukan sidak ke sejumlah apotek untuk mengecek ketersediaan masker. “Dari hasil sidak didapat informasi kalau masker dapat dari Denpasar dan memang tidak ada pasokan,” katanya. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini