Edukasi Masyarakat Cegah Narkoba, DPC PDI Badung Lakukan Ini

NARKOBA-Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung, Putu Parwata saat memberikan keterangan kepada media menganai bahaya narkoba yang sudah semakin parah di Kabupaten Badung.

Mangupura,DenPost

Narkoba kini sudah menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Untuk membentengi diri agar tak terjerumus dalam lembah hitam narkoba, DPC PDIP Badung menggandeng kalangan akademisi dan praktisi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat utamanya generasi muda dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba.

Sosialisasi dipusatkan di Sekolah CIS Bali, Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (7/3)  sekitar pukul 10.00 Wita. Adapun peserta dalam kegiatan tersebut meliputi jajaran desa adat, seka teruna, pelajar SMA dan SMP, jajaran partai dari DPC, PAC, ranting dan anak ranting.

Sekretaris DPC PDIP Badung I Putu Parwata, mengatakan narkoba sudah mengancam seluruh lapisan masyarakat terutama kalangan generasi muda. “Kalau tidak dibentengi sejak dini, bukan tidak mungkin anak-anak kita terjerumus. Kami tidak mengharapkan hal itu terjadi, makanya kami melakukan kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoban sekaligus HIV/AIDS pada kesempatan kali ini,” ujar Parwata didampingi Bendahara DPC PDIP I Nyoman Dirga Yusa, Anggota Fraksi PDIP Badung I Made Ponda Wirawan, dan Ketua Panitia Ni Putu Cyntia Maseni.

Parwata mengatakan sosialisasi ini sengaja dilakukan juga merupakan serangkaian perayaan HUT ke-47 PDIP Provinsi Bali Tahun 2020 yang mengusung  tema “Penyelamatan Generasi Muda dari Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS untuk Mewujudkan Generasi Muda yang Sehat Sesuai dengan  Kearifan Lokal Jana Kerthi”. “Kenapa melakukan kegiatan sosialisasi ini, kami ingin partai benar-benar menjadi pelopor yang bergerak bersama masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.Tidak saja narkoba yang mengancam generasi muda kita, HIV/AIDS pun juga menjadi ancaman serius. Makanya mari kita sama-sama bergerak memberikan edukasi kepada masyarakat terutama generasi muda, sebab mereka adalah harapan bangsa dimasa mendatang,” tandas Parwata.

Baca juga :  Pria Prancis Diduga Terlibat Kasus Narkoba, Juga Simpan Laras Panjang dan Pistol

Adapun pemateri pada kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoban dan HIV/AIDS, yakni AKBP (Purn) Ni Ketut Masmini dan I Made Oka Negara selaku dosen dan praktisi. Untuk moderator adalah Ni Made Ayu Harri Pratiwi.

Sementara, Masmini pada kesempatan tersebut menyampaikan kencendrungan generasi muda atau yang sering disebut kalangan melenial menggunakan narkoban ini meningkat terus di Badung. “Saya tidak bisa menyampaikan secara detail yang jelas dari tahun ke tahun kalangan melenial yang menjalani rehabilitasi meningkat. Begitu juga ada yang pengedar,” ujarnya.

Baca juga :  Gempa M=4,3 Dirasakan di Kutsel

Nah, dalam upaya mencegah peredaran narkoba itu salah satu caranya dengan memberikan sosialisasi dan pemahaman. “Maka dari itu kita semua harus berperen bagaimana mengajak bagaimana pecandu melaporkan dirinya, karena kalau dia bersedia melaporkan diri maka akan dilakukan rehabillitasi,” tandasnya.(115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini