Pengusaha Hotel di Buleleng Banting Harga 50 Persen

Objek Wisata Lovina

Singaraja, DenPost

Merebaknya wabah virus corona atau Covid 19 berdampak terhadap penurunan kunjungan hotel dan penginapan. Khusus di Kabupaten Buleleng, pada bulan Februari lalu, ada sekitar 166 hotel yang tergabung dalam DPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng mengalami penurunan tingkat kunjungan hingga 39 persen. Sepinya tingkat kunjungan wisatawan ke Buleleng, tak pelak membuat pengelola hotel harus putar otak. PHRI Buleleng pun sepakat banting harga, memberikan diskon sampai 50 persen.

Baca juga :  Hujan Lebat, Rumah Tertimbun Longsor

Ketua PHRI Buleleng, I Dewa Ketut Suardipa, mengatakan, penurunan tingkat kunjungan hotel di Buleleng dibandingkan bulan Februari 2019 lalu, berkisar di angka 39 persen atau sekitar 41 ribu wisatawan. Tak sampai di situ, pada bulan Maret hingga Juni 2020 mendatang, sudah ada 1600 hunian room (kamar) sebelumnya sudah dipesan, namun akhirnya dicancel (dibatalkan).

“Room yang dicancel itu berasal dari grup tamu Eropa dan Asia. Terbanyak cancel itu dari China, khusus tamu China ke Buleleng kisaran 5 sampai 10 persen,” ucapnya Minggu (8/3).

Dalam satu bulan terakhir, imbuhnya, bahkan tidak ada kunjungan sama sekali. Mengatasi keadaan tersebut, pihaknya bergegas melakukan kordinasi dengan para pemilik dan pengelola hotel, hingga akhirnya disepakati banting harga dengan memberikan diskon 30 sampai 50 persen kepada pengunjung atau wisatawan berlaku di seluruh hotel dan restoran di seluruh Kabupaten Buleleng.

Baca juga :  Soal Penanganan Covid-19, Koster Sebut Ada Pihak Asal Kritik

“Kami berikan kemudahan dengan diskon 30 sampai 50 persen di seluruh hotel dan restoran di Buleleng. Tentu dengan segala kemewahan fasilitas yang disediakan oleh pihak hotel. Ya, bisa dibuktikan, ayo ke Buleleng,” ungkapnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini