Cegah Covid-19, Ini Bisa Jadi Alternatif

Ni Luh Putu Sukenari

Sanur, DenPost

Covid-19 atau yang lebih dikenal Corona, merupakan virus yang menyerang pernafasan manusia. Bagi mereka yang terjangkit, umumnya akan menunjukkan ciri seperti batuk, pilek dan demam, disertai sesak. Hingga saat ini, obat virus asal Wuhan ini belum ditemukan. Namun sejumlah alternatif yang diyakini dapat mencegah, seperti yoga dan terapi rempah. Metode ini umumnya diminati wisatawan yang berkunjung ke Bali, bahkan ini juga menjadi identitas Bali di luar negeri.

Baca juga :  Ayu Candra Tergolek Lemas di Tempat Tidur, Selly Mantra Bantu Ini

 

Ini dikatakan instruktur yoga, Ni Luh Putu Sukenari, Senin (9/3) di Spa Tirta Amerta, Kesiman, Denpasar. Kata dia, pencegahan virus pada prinsipnya dengan merawat tubuh dari luar maupun dari dalam. “Dari luar, olahraga yang berbasis pernafasan, seperti yoga, bagus. Berlatih yoga yang baik itu dilakukan di alam terbuka, ini dapat merawat kesehatan tubuh, mental dan juga spiritual,” paparnya.

 

Baca juga :  Gara-gara Ini, Perumahan Andakasa Residence Disoroti Warga

Ia memandang, yoga bukanlah barang baru bagi masyarakat Bali. Yoga bahkan semakin berkembang, sesuai dengan tawaran manfaat yang dirasakan penekunnya. Berkorelasi dengan yoga, ia menilai olahraga ini dapat dipadukan dengan terapi rempah-rempah. Rempah yang ia anjurkan pun cukup mudah ditemukan, seperti kayu manis, ketumbar dan merica. “Penggunaan rempah ini bisa lakukan dengan diminum, lulur, pijat hingga beremdam rempah,” ujarnya.

 

Baca juga :  Masa Pandemi Covid-19, UMKM Alami Kemerosotan

Khusus berendam rempah, ia menerangkan bahwa metode ini sedang diminati. Bahkan, beberapa praktisi spa di Eropa belajar metode ini ke negara bagian timur, seperti ke Bali. Untuk mendapat manfaat optimal, terapi rempah ini dianjurkan dilakukan secara berkala. Tahap pertama, terapi jenis ini akan mengeluarkan racun-racun dalam tubuh. “Tahap berikutnya, akan terjadi proses merawat kesehatan secara alami,” terang perempuan yang menekuni yoga selama 25 tahun ini. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini