Soal Fenomena Takut Bersalaman, Ini Tanggapan PHDI

0
11

Tonja, DenPost

Fenomena masyarakat yang enggan bersalaman mulai terasa di Bali. Kebiasaan bersalaman mulai dialihkan dengan sikap Namaste seperti yang dikampanyekan pemerintah. Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, Prof. Dr. IGN. Sudiana, menerangkan, Namaste merupakan sikap salam yang membudaya di India. Di Bali, salam itu dikenal dengan istilah Om Swastiastu. Ini ia katakan Senin (9/3) di Denpasar.

Menurut Sudiana, umat sebaiknya tidak perlu takut untuk bersalaman lantaran kemunculan virus Covid-19. Sebab, ketakutan yang berlebih justru akan melemahkan kekebalan tubuh. “Virus itu tidak akan masuk, apabila tubuh kita sehat dan bugar. Isu psikologis ini jangan sampai berkembang-lah,” ujarnya. Ia turut mengimbau agar masyarakat menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Misalnya rutin mencuci tangan serta berolahraga.

Baca juga :  Soal Penolakan PMI, Dewa Indra Prihatin

Sudiana sendiri mengaku yakin bahwa di Bali tidak akan muncul Covid-19, sebab Pemerintah dan PHDI telah bersinergi melakukan upaya pencegahan, secara sekala dan niskala. “Kami sudah melakukan upacara Guru Piduka, Ruwat Gumi, Pemiak Kala. Yakinlah bahwa virus itu tidak akan mengganggu Bali,” katanya. Pada Januari lalu, PHDI juga telah menggelar upacara Pamelehpeh dan Pamahayu Jagat di Pura Besakih. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini