Okupansi Hotel Terus Merosot, Denpasar Rancang Ini

0
10
Kadis Pariwisata Denpasar, Dezire Mulyani

Dangri, DenPost

Isu virus Corona (Cobid-19) benar-benar membuat kelimpungan semua pihak, khususnya para pelaku pariwisata di Kota Denpasar. Pasalnya, hingga kini rata-rata okupansi hotel di Denpasar hanya mencapai 50 persen. Dengan berlanjutnya pembatalan sejumlah kunjungan wisatawan hingga Mei mendatang, tingkat okupansi hotel di Denpasar diprediksi akan terus menurun.

‘’Kami sudah melakukan koordinasi bersama praktisi, pegiat pariwisata, hotel, belum lama ini. Di mana tingkat hunian hotel mencapai 50 persen. Namun, ke depan ini sudah banyak pembatalan atau dari sejumlah biro perjalanan  luar negeri ke Bali, khususnya Kota Denpasar,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dezire Mulyani, Selasa (11/3).

Baca juga :  Kawal PPKM Mikro, Pangdam IX/Udayana Kerahkan Pasukan di Desa

Terkait langkah-langkah Dinas Pariwisata, kata Dezire, ada usulan dari pihak hotel apabila  tetap memungut pajak, namun tidak menyetor ke pemerintah. Pelaku pariwisata  juga  berharap Bank Indonesia (BI) agar memberikan  keringanan tentang  pembayaran utang ke pihak perbankan.

‘’Jadi ada usulan dunia perhotelan terkait dengan pungutan pajak dan keringanan pembayaran kredit dengan pihak perbankan. Terutama melihat situasi terakhir yang kian menurun,’’ paparnya.

Dezire menyatakan, langkah-langkah dalam mengantisipasi kondisi ini, dengan kalender event yang  menyasar wisatawan MICE. ‘’Misalnya,  target pasar pangsadomestik, baik  pemerintah maupun DPRD untuk menggelar kegiatan ke Bali, terutama  Denpasar .  Di bulan Mei ada event dari Kementerian Perhubungan, kemudian di bulan Juni, Juli,  Agustus sudah ada jurnal event menghadirkan even musik jazz cukup besar di Denpasar,’’ paparnya. (105)

Baca juga :  Relawan Jaya-Wibawa Emban Misi Dekatkan Masyarakat dengan Pemerintah

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini