Pemkab Buleleng Gelar Simulasi Penanganan Virus Corona

SIMULASI - Suasana simulasi penanganan pasien virus Corona di RSUD Buleleng, beberapa waktu lalu.

Singaraja, DenPost

 

Pemkab Buleleng menggelar simulasi penanganan pasien terjangkit covid-19 atau yang lebih dikenal dengan virus Corona di RSUD Kabupaten Buleleng, Selasa (10/3) siang. Simulasi ini merupakan respons setelah ditemukannya pasien terjangkit virus corona di Indonesia. Kendati di Bali khususnya di Buleleng belum ada pasien yang terpapar dengan virus tersebut, namun sebagai rumah sakit yang mendapat pelatihan khusus penanganan pasien virus Corona di Kementerian Kesehatan, dipandang perlu untuk melakukan simulasi penanganan pasien.

Baca juga :  Asimilasi Diperpanjang, Lapas Singaraja "Bebaskan" 13 Orang Napi

 

Dalam simulasi tersebut, para petugas RSUD Buleleng mulai dari sopir ambulans hingga dokter memperagakan cara-cara penanganan pasien sesuai standar yang sudah diberikan saat pelatihan. Mereka menggunakan pakaian khusus mirip astronot untuk menangani pasien yang diduga terpapar virus Corona. Pakaian yang bernama hazmat suit ini merupakan pakaian wajib yang harus digunakan oleh petugas. Pasien tersebut lalu dibawa ke ruang isolasi dan dilakukan pemeriksaan.

Baca juga :  Ditinggal Swafoto, Bocah Tewas di Kolam Villa

 

Direktur Utama RSUD Buleleng, dr. Gede Wiartana, menjelaskan, saat peragaan simulasi, alur yang diperagakan semua itu harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada. Seperti pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) dan alat medis lain. Pasien yang dicurigai akan diberikan beberapa pertanyaan dasar mulai dari kapan gejala muncul dan riwayat bepergian pasien. Tapi jika setelah pasien diperiksa dan hasilnya negatif, pasien akan dipulangkan. Namun, akan tetap dilakukan pengawasan selama dua minggu oleh petugas kesehatan. (118)

Baca juga :  Berebut Pelayan Kafe, Berujung Sabetan Taji

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini