Pascaditangkap, Begini Pengakuan Dua Remaja Pencuri Ogoh-ogoh

PENCURI OGOH-OGOH - Dua remaja pencuri ogoh-ogoh pascaditangkap polisi.

Pemecutan, DenPost

 

Pencuri ogoh-ogoh milik muda-mudi di Banjar Batan Nyuh, Jalan Imam Bonjol, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat (Denbar) akhirnya dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Denpasar Barat. Dua pelakunya yang masih berusia belasan tahun, IH (13) dan AS (15) mengaku mencuri lantaran berniat memiliki ogoh-ogoh namun tak bisa membuat.

 

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar, mengatakan, menurut Ketua STT Eka Sharma Suwitra, I Kadek Guna Dwipayana hilangnya ogoh-ogoh tersebut saat sejumlah pemuda pulang usai mengecet ogoh-ogoh, Selasa (10/3) sekitar pukul 02.00. “Karena sudah larut malam dan para pemuda itu lelah akhirnya mereka pulang dari bale banjar. Namun saat itu, mereka tidak mengunci pintu gerbang,” terangnya, Rabu (11/3).

Baca juga :  Pedagang Pasar di Denpasar Keluhkan Pedagang Bermobil

 

Paginya sekitar pukul 07.00, salah satu pemuda di banjar tersebut mengetahui ogoh-ogohnya hilang. Setelah itu peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Denbar. Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Denbar melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV. Dan akhirnya diketahui jika pelakunya berjumlah beberapa orang dan membawa ogoh-ogoh itu dengan cara dibonceng di sepeda motor. “Ogoh-ogohnya tidak terlalu besar dan bisa dibonceng dengan mengendarai sepeda motor,” ucap Yoga.

Baca juga :  Resahkan Pedagang dan Warga Padangsambian Kelod, Pemalak Diamankan

 

Kemudian dari hasil penelusuran petugas, diketahui jika beberapa orang remaja membawa ogoh-ogoh melintas di Jalan Pemogan, Densel. Akhirnya ogoh-ogoh tersebut ditemukan di areal tanah kosong di Jalan Pulau Yoni Gang Pura Taman, Pemogan, Denpasar pada Selasa sekitar pukul 22.00. “Dari keterangan warga sekitar akhirnya dua pelaku ditangkap di rumahnya tak jauh dari TKP penemuan ogoh-ogoh itu,” bebernya.

 

Saat ini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polsek Denbar. Termasuk mencari kemungkinan ada pelaku lainnya. “Motifnya belum bisa dipastikan. Ada beberapa versi dari pengakuan pelaku. Yakni berniat memiliki ogoh-ogoh namun tidak bisa membuat dan sengaja mencuri agar STT tersebut kalah dalam lomba,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Di Klungkung Satu PDP, di Badung Warga Meninggal

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini