Pasien Berstatus Dalam Pengawasan di Jembrana Sebelumnya Sempat Umroh

AMBULANS - Ambulans yang mengevakuasi pasien dalam pengawasan di Jembrana. foto/ist

Negara, DenPost

Warga masyarakat Jembrana Rabu (11/3) tengah malam dikejutkan dengan beredarnya video ambulans yang membawa pasien dalam pengawasan ke UGD RSU Negara. Video ini viral di media sosial dan grup WhatsAap. Tidak hanya video percakapan di WA yang diduga tim medis juga beredar lewat media WA.

BERI KETERANGAN – Pihak RSUD Jembrana saat memberikan keterangan terkait pasien dalam pengawasan.

Menyikapi hal itu, pihak RSU Negara angkat bicara. Dirut RSU Negara, dr. IGB Ketut Oka Parwatha melalui jajarannya di RSU Negara Kamis (12/3) mengatakan, pasien dalam kondisi status pengawasan belum masuk suspect Corona.  “Jadi terkait video yg beredar itu adalah salah (bukan suspect seperti di narasi video). Pasiennya masih dalam pengawasan,” jelasnya.

Baca juga :  Dimaki, Polisi yang Tilang Pengemudi Wanita Ucapkan Terima Kasih

Menurutnya, pasien ini dirujuk ke RSU Negara setelah sempat dirawat sebelumnya dan punya riwayat bepergian ke luar negeri (umroh dan sempat transit di Singapura). Di mana pada 20 Februari lalu pasien umroh kemudian pada 9 Maret sampai di Indonesia. Namun dalam perjalanan sempat transit di Singapura pada 8 Maret. Di Singapura pasien sempat dievaluasi dan dinyatakan aman sehingga bisa pulang ke Bali.

Kemudian pada 10 Maret lalu pasien masuk ke salah satu rumah sakit swasta di jembrana dengan keluhan batuk, flu dan sesak. Sempat dirawat dua hari di sana, kemudian dirujuk ke RSU Negara. Di mana sebelumnya sudah berupaya dikoordinasikan ke rumah sakit rujukan baik ke Tabanan dan Sanjiwani, namun karena penuh sehingga kini dirawat diruang isolasi. Ruang tersebut memang sengaja dirancang Pemkab Jembrana untuk antisipasi Corona.

Baca juga :  Isoter Diklaim Picu Penurunan Kasus Covid-19 di Jembrana

Pemerintah katanya  telah melakukan langkah- langkah penanganan secara serius dan terus memantau kondisi pasien. “Pasien sudah mengalami perkembangan,” tambah dr. Ambara Putra, Kabid Pelayanan Medis RSU Negara. “Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, kami sudah melakukan upaya maksimal dalam penanganan. Selalu jaga kesehatan, kebersihan dan kondisi tubuh,” saran Ambara. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini