Penyerobot Lahan Pemkot Ditertibkan

DIDATA – Satpol PP Kota Denpasar mendata warga yang mengontrak lahan milik Pemkot Denpasar tanpa izin di Jl. Tukad Badung XVI, Kelurahan Renon, Denpasar Selatan, Kamis (12/3).

Renon, DenPost

Satpol PP Kota Denpasar bersama Lurah Renon, LPM dan tokoh masyarakat menertibkan penyerobot tanah negara milik Pemkot Denpasar di Jl. Tukad Badung XVI, Kelurahan Renon, Denpasar Selatan, Kamis (12/3). Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga didampingi Kabid Penegakan Perda, I Made Poniman, mengatakan penertiban ini menindaklanjuti laporan masyarakat, karena tanah tersebut dikapling-kapling dan dikontrakkan kepada orang lain tanpa seizin Pemkot Denpasar.

Baca juga :  Pengusaha Tahu Tempe di Ubung Tambah Daftar Kasus Meninggal Covid-19

 

”Ada pengaduan dari masyarakat, kami tindak lanjuti dan mendata di lapangan, ternyata banyak bangunan semi permanen berdiri di atas tanah milik Pemkot Denpasar. Namun kami masih telusuri siapa yang mengontrakkan tanah tersebut,’’ kata Anom Sayoga.

Dikatakan pula, warga yang menempati tanah milik Pemkot
Denpasar di Jl. Tukad Badung XVI tanpa izin itu adalah Moh. Nasir,
Mahfud, Made Mertayasa, Hafit, Ketut Budi Arsana. Kelima pegontrak ini
setelah ditanya ada yang memberikan lahan untuk disewa, sehingga
mereka berani membangun di atas lahan tersebut. ”Kami akan memanggil
kelima pengontrak tanah itu untuk diminta keterangan sekaligus
dibuatkan berita acara pemeriksaan (BAP) guna diproses lewat tindak
pidana ringan (tipiring) ke Pengadilan Negeri (PN) Denpasar,’’ katanya. (103)

Baca juga :  Bantu Korban PHK, Pemkot Rancang Kartu Pra-Kerja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini