WNA Dalam Pengawasan Sempat ke Singapura

AMBULANS - Mobil ambulans KRIS Klungkung ketika melakukan evakuasi WNA dalam pengawasan di pelabuhan Padangbai, Karangasem, Rabu (11/3).

Semarapura, DenPost

 

Sebelum dirawat di ruang isolasi RSUD Klungkung, Warga Negara Asing (WNA) yang dinyatakan dalam pengawasan Covid-19 sejak Rabu (11/3) siang ternyata sempat melakukan traveling ke sejumlah negara. Sebelum berlibur ke Nusa Penida, WNA tersebut diketahui sempat ke Singapura sekitar satu atau dua minggu yang lalu.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Klungkung, Ida Ayu Megawati, dalam jumpa pers, Kamis (12/3). Menurut Megawati, pasien sudah ada di Nusa Penida bersama temannya sejak tanggal 9 Maret lalu. Setelah itu pasien datang ke RS Pratama Gema Santi Nusa Penida pada Rabu siang. Saat dirawat di RS Pratama, pasien perempuan berusia 20 tahun tersebut mengalami gejala batuk dan pilek tetapi tidak demam.

Hanya saja berdasarkan hasil wawancara, pasien mengaku sebelum ke Nusa Penida sudah melakukan traveling ke sejumlah negara. Salah satunya ke Singapura sehingga pasien menjadi orang dalam pemantauan oleh RS Pratama dan langsung dilakukan rontgen.

Baca juga :  Kejaksaan Usut Dugaan Penyelewengan Dana LPD Bakas

“Dari hasil rotgen pasien lalu dinyatakan masuk dalam pengawasan. Kemudian dilakukan koordinasi ke rujukan lebih lanjut. Diarahkan ke RSUD Klungkung dulu sebelum ke RS regional rujukan,” jelasnya.

Direktur RSUD Klungkung, dr I Nyoman Kesuma menambahkan, pasien tiba di RSUD pukul 18.30 wita. Langsung masuk di ruang isolasi dan ditangani oleh dokter spesialis paru. Saat diperiksa pada pukul 19.30 wita, pasien dinyatakan dalam kondisi stabil, tidak demam dan hanya mengeluh sedikit batuk. “Tadi pagi diperiksa lagi. Kondisi stabil, makan minum biasa, batuk sedikit. Infus dibuka karena makan minum bagus. Jadi dikasi obat minum,” terangnya. (119)

Baca juga :  Warga Nusa Penida Mulai Lirik Budidaya Terumbu Karang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini