Tekan Kredit Macet, BPD Dambakan Ini

BERTEMU JAJARAN - Dirut BPD Bali, Nyoman Sudharma, usai bertemu jajaran pada Kamis (12/3) di Renon, Denpasar.

Renon, DenPost

 

Dirut Bank BPD Bali, Nyoman Sudharma, berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat memberlakukan program relaksasi, guna menstimulus perbankan untuk menekan laju kredit macet. Ini ia katakan saat jumpa awak media Kamis (12/3) di Renon, Denpasar.

Sudharma menerangkan, kemunculan Covid-19 berdampak langsung terhadap sektor pariwisata.
“Kami harapkan kasus Corona ini bisa segera berhenti,” ujarnya. Sejak kemunculan Covid-19, pihaknya telah menyikapi dengan melakukan penilaian kepada nasabah di sektor pariwisata.

Menyoal pertumbuhan per tahun, Sudharma mengatakan pencapaian kinerja BPD tergolong positif dibanding tahun sebelumnya. Hingga Desember 2019, BPD Bali berhasil membukukan laba setelah pajak Rp 569,86 miliar.

Baca juga :  Dewan Usulkan Rapid Test Prioritaskan Tenaga Medis

Jumlah itu mencatat pertumbuhan 6,11 persen dibanding Desember 2018, yang hanya Rp537,03 miliar. Dilihat dari sisi aset, BPD Bali telah menembus angka Rp24,66 triliun, atau tumbuh 9,80 persen dibandingkan Desember 2018 mencapai Rp22,45 triliun. “Pertumbuhan aset ini didorong oleh penyaluran kredit Rp18,41 triliun pada Desember 2019, atau tumbuh 11,92 persen dari Rp16,45 triliun pada Desember 2018,” paparnya. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini