Pemilik SS Cair Asal Chili Disidang, Sodorkan Bukti Surat Keterangan Gangguan Jiwa

 

Denpasar, DenPost

Bule asal Chili, Pablo Martin Vergara Varas (58) yang didakwa atas kepemilikan sabu-sabu (SS) cair, yang sebelumnya kerap berakting gila, menjalani sidang perdana, di PN Denpasar, Senin (16/3). Menariknya, dalam persidangan tersebut, kuasa hukum menyodorkan bukti hasil pemeriksaan 6 dokter psikiatri RSUP Sanglah, yang menyatakan Pablo mengalami gangguan kejiwaan.

 

Baginda Viktor Leonardo Sibarani, kuasa hukum Pablo mengatakan, pemeriksaan kejiwaan tersebut oleh enam dokter yang dipimpin Dr dr. Lely Setyawati SSpKJ (K). “Pemeriksaan dilakukan 14 hari berdasarkan permintaan Dit. Narkoba Polda Bali yang mengungkap kasus Pablo atas kepemilikan SS cair,” bebernya.

Baca juga :  PDP di Sanglah Didominasi WNI

 

 

Selama menjalani perawatan Pablo beberapa kali mengamuk di rumah sakit dan sempat mencoba melakukan upaya bunuh diri. Kesimpulan tim dokter psikiatri RSUP Sanglah menyatakan Pablo mengalami gangguan jiwa berat berupa gangguan afektif bipolar dengan gejala psikotik dan adult ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).

 

 

Terdakwa Pablo melalui penasehat hukumnya, Baginda Sibarani mengatakan surat hasil pemeriksaan Tim Dokter Psikiatri RSUP Denpasar inilah yang digunakan sebagai dasar untuk mengajukan penangguhan penahanan. Pasalnya, terdakwa Pablo memerlukan perawatan dokter secara teratur dan tidak bisa ditempatkan di Lapas Kerobokan. “Rencananya kami akan titipkan di Yayasan Anargya supaya bisa menjalani perawatan,” ujar Viktor.

Baca juga :  ASN Mulai Ngantor, Fasilitas Cuci Tangan di Pemkab Badung Belum Memadai

 

 

Sementara itu, dalam sidang dengan majelis hakim pimpinan Kony Hartanto, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wayan Sutarta mengatakan menjerat terdakwa Pablo dengan Pasal 112 subsider 113 lebih subsider 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.

 

 

Dalam dakwaan disebutkan Pablo ditangkap, Rabu (27/11) sekitar pukul 15.00 di Terminal Kedatangan International Bandara Ngurah Rai. Pablo tiba dengan pesawat Thay Airways TG 431 rute Bangkok–Denpasar. Dalam pemeriksaan melalui mesin X Ray di terminal kedatangan, terdeteksi barang mencurigakan di tas jinjing yang dibawanya.

Baca juga :  Pantau Posko Gotong-royong, Suiasa Tekankan Ini

 

 

Dalam penggeledahan, ditemukan satu botol kaca berisi sabu cair seberat 20 gram netto yang diselipkan dalam kaos kaki. Berdasarkan hasil pemeriksaan labfor, cairan positif mengandung methamphetamine dan Gamma. Tersangka juga dites urine dan positif mengonsumsi SS. (124)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini