Omed-omedan di Banjar Kaja Sesetan Tetap Digelar

OMED-OMEDAN - Banjar Kaja Sesetan, Denpasar Selatan tetap mengadakan tradisi Omed-omedan setelah Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1942 nanti. DenPost/dok

Sesetan, DenPost

Di tengah wabah virus Corona atau Covid-19, serta adanya surat edaran (SE) Gubernur Bali terkait segala kegiatan keramaian ditunda dulu, Banjar Kaja Sesetan, Desa Adat Sesetan tetap akan mengadakan tradisi Omed-omedan Tahun 2020. Tradisi ini akan dilaksanakan saat hari Ngembak Gni pada Kamis (26/3) mendatang. Tradisi ini pantang tak diadakan karena warga setempat meyakini bisa terjadi musibah jika tak dilaksanakan.

Baca juga :  Sepekan PPKM Darurat, Tim Gabungan Tindak Ratusan Pelanggar

Kelian Adat Banjar Kaja Sesetan, I Made Sudama, Rabu (18/3) mengatakan, tradisi Omed-omedan ini sudah diyakini tidak mungkin tak diadakan. “Kenapa saya bilang seperti itu, karena dulu pernah ada usaha tradisi ini tidak diadakan. Ternyata ada fenomena sepasang babi yang beradu sampai berdarah-darah, sehingga diambil kesimpulan tidak mungkin tradisi ini tidak diadakan. Jika dulu babi berdarah-darah, jangan-jangan nantinya manusia yang berkelahi sampai berdarah-darah. Makanya dalam keadaan seperti ini, kami tetap mengadakan tradisi Omed-omedan,” kata Sudama (18/3).

Baca juga :  40 Desa/Kelurahan di Denpasar Ajukan PKM

Pihaknya juga mengaku menghormati  imbauan Gubernur Bali seperti adanya pembatasan-pembatasan untuk keramaian. “Intinya kami tetap melaksanakan tradisi Omed-omedan itu,” tegasnya.

Ditanya tentang embel-embel festival dalam tradisi Omed-omedan, Sudama menyatakan, kemungkinan kali ini akan dibatasi. “Dalam hal ini, ampura pisan niki (mohon maaf-red), malam ini kami akan adakan rapat mendadak dengan pengabih adat dan panglingsir untuk menyikapi imbauan itu. Karena seka teruna sudah terlanjur telah menyiapkan segalanya, berkaitan dengan festival, sponsor, kuliner dan panitia yang mengisi parade budaya. Yang bisa saya sampaikan, untuk tradisi masih tetap dilakukan. Artinya saya yakin kekuatan Ida Batara lebih tinggi dari Corona, dan jelas festivalnya akan kami kaji lebih mendalam,” tandasnya. (112)

Baca juga :  Menipu, Pecatan Polisi Kembali Ditangkap

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini