Tes WNA yang Sempat Kabur Tunggu Kesiapan Sanglah

Gubernur Tambah Tujuh Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Dewa Made Indra (DenPost/ist)

Renon, DenPost

 

Warga negara asing (WNA) yang sempat kabur dari karantina bersama anaknya, segera menjalani rapid test atau pemeriksaan cepat di RSUP Sanglah. Pemeriksaan ini menunggu kesiapan laboratorium di RSUP Sanglah agar dapat dioperasikan secara optimal. Saat ini, petugas medis, alat dan bahan tes sudah tersedia. Kesiapan RSUP Sanglah soal tes cepat ini sempat disinggung Kastgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Selasa (24/3) di Renon, Denpasar.

Saat itu, Dewa Indra menyampaikan alat rapid test diharapkan akan tiba di Bali pada tanggal 28 Maret 2020. “Rapid test akan diutamakan bagi pekerja migran yang dikarantina, orang dalam pengawasan serta tenaga medis dan paramedis,” ujar Dewa Indra.

Ia menjelaskan, tes cepat ini akan dilakukan dengan dua cara. Pertama, memberdayakan laboratorium di RSUP Sanglah agar tes Covid-19 dapat dilaksanakan di Bali untuk efesiensi waktu, tenaga media dan Alat Pelindung Diri.

Baca juga :  Hortikultura, Inovasi Peternak Lele Saat Pandemi

“Kemarin sudah dipastikan reagent untuk melakukan uji ini sudah tiba di RSUP Sanglah. Hari ini sedang dicoba. Mulai Kamis 26 Maret, laboratorium uji tes covid 19 sudah bisa digunakan, sehingga PDP yang ada di rumah sakit di Bali sudah bisa mengirim sampel swab ke lab RS Sanglah,” ungkapnya.

Kedua, rapid yang gunakan instrumen yang lebih sederhana. Dewa Indra mengatakan, pengadaannya telah diupayakan dan diperkirakan tiba di Bali pada 28 Maret.

Baca juga :  Pembobol Rumah Kosong Dijebloskan ke Sel Tahanan

Sebelumnya, sejumlah akun sosial media menggunggah kabar terkait kaburnya warga negara asing dari karantina Covid-19. Bahkan WNA yang kabur bersama anaknya itu diduga positif Covid-19. Dari informasi yang terkumpul, seorang sumber mengatakan kejadiannya pada 24 Maret lalu. “Anaknya yang pulang dari LN (luar negeri) masuk karantina, tapi bapaknya ikut dikarantina,” ujar sumber Kamis (26/3). Sumber tidak mengurai bagaimana kronologi mereka kabur.

Baca juga :  Jangan Ditabung, BP Jamsostek Minta BSU Dibelanjakan

Ia hanya menyebutkan, WNA itu kabur setelah beberapa jam dikarantina. Tak berselang lama, berbekal informasi di lapangan, akhirnya WNA dan anaknya berhasil ditemukan di kediamannya seputaran Jl. Mertasari, Sanur, Denpasar Selatan. “Malam itu juga oleh satgas diajak kembali ke karantina,” lanjut sumber. Mengenai apakah WNA dan anaknya itu positif atau tidak, karena memang belum dilakukan pemeriksaan. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini