Jaga Ketahanan Pangan, Gede Dana Dorong Eksekutif Lakukan Ini

0
8
I Gede Dana

Amlapura, DenPost

Sebulan sudah wabah Covid-19 mendera Indonesia. Pun Bali, khususnya Kabupaten Karangasem juga tak dapat menghindari wabah ini. Tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, 22 Warga Karangasem sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP). Tak hanya itu 4 warga lainnya juga sedang dirawat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

 

Terkait ini,  Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, Senin (30/3) berharap dampak Covid-19 tak sampai mengganggu  ketahanan pangan dan ketersediaan bahan pokok. Dana berharap dua hal tersebut harus tetap tersedia di pasar. Agar tak sampai ada beberapa produk langka sehingga membuat harga melambung tinggi.

Baca juga :  Mobil Pelat Merah Serempet Pejalan Kaki, Bupati dan Wakil Minta Maaf

 

“Di sini pembatasan pembelian juga dipandang perlu guna mencegah panic buying,” ungkap Politisi Asal Desa Datah ini.  Untuk itu Gede Dana mendorong eksekutif mengambil langkah-langkah konkret seperti operasi pasar untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok.

Tak hanya fokus pada hal itu, pihaknya juga mendorong pemerintah desa di bawah komando DPMD Karangasem agar memfokuskan APBDesnya untuk pencegahan dan penanganan dampak virus Covid-19. ” Tak hanya itu, program padat karya tunai untuk memperkuat daya tahan ekonomi perdesaan, sesuai arahan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Saya mendorong pemerintah desa dalam perubahan APBDes menganggarkan dua hal tadi, guna senantiasa menjaga daya beli masyarakat desa,” papar Gede Dana.

Baca juga :  Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan, Kini Dilindungi Pergub Bali

 

Dalam penanganan wabah ini, pihaknya tak ingin mengabaikan peran tenaga medis, yang mempertaruhkan jiwa dan raga dalam melakukan penanganan pasien. “Terkait itu, saya mendorong Pemkab Karangasem memberikan semacam insentif bagi petugas medis yang memberikan pelayanan kesehatan terhadap wabah Corona ini,” ungkap Dana, sembari berharap  keselamatan masyarakat dan petugas medis harus menjadi prioritas.

 

Terakhir, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Karangasem agar tetap tenang dan tidak panik. “Ayo tetap mentaati imbauan pemerintah terkait social distancing maupun untuk selalu menjaga kesehatan tubuh melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Terutama agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir,” pungkasnya. (c/yun)

Baca juga :  Di Badung, Ratusan Perusahaan Tutup

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini