PDP di Sanglah Didominasi WNI

RSUP SANGLAH - Suasana di salah satu sudut RSUP Sanglah.

Sanglah, DenPost

Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, didominasi Warga Negara Indonesia. Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, dr. I Wayan Sudana M.Kes mengatakan, hingga Senin (30/3) pihaknya merawat sebanyak 21 PDP. Mereka terdiri dari dua Warga Negara Asing (WNA) dan 19 WNI. Kata dia, pertumbuhan kasus Covid-19 ini relatif meningkat, jumlah PDP maupun pasien positif yang saat ini mencapai 10 orang.

Baca juga :  Konvensi Capres, NasDem Buka Peluang Kaum Milenial

 

“Hari ini, kita merawat pasien status PDP ada 21 orang. Dari 21 orang itu, dua WNA dan sisanya WNI,” ujarnya. Menyikapi pertumbuhan kasus tersebut, pihaknya terus berupaya menekan risiko agar rumah sakit Sanglah tidak memperluas penyebaran virus. Itu dilakukan dengan membangun Posko Covid-19 yang berlokasi dekat dengan ruang isolasi Nusa Indah. Apabila pasien yang berobat memenuhi indikasi gejala Covid-19 maka segera diarahkan menuju posko.

 

Baca juga :  Taman Bermain di Denpasar Ditutup

“Langsung diarahkan ke Posko Covid-19, jadi tidak berbaur dengan pasien umum lainnya, sehingga dapat dilokalisir,” jelas Sudana. Pihaknya juga membatasi jumlah pembezuk untuk mencegah potensi penularan virus Covid-19, untuk satu orang pasien hanya dapat dibezuk satu orang. Secara internal, ia mengingatkan agar petugas medis tetap mengikuti protokol pelayanan kesehatan, salah satunya menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memeriksa pasien.

 

Baca juga :  Tanggapi Eksepsi Zainal Tayeb, Jaksa : Perkara Ini Masuk Ranah Pidana

“Kepada masyarakat dan kita semua, karena ini (Covid-19 virus), tentu terkait dengan stamina. Tentunya di dalam tubuh sudah ada meknisme perlawanan terhadap virus, ini yang perlu diperkuat,” sarannya. Menjaga stamina sangat penting, caranya bagaiamana? Kata dia, dimulai dari pencegahan, seperti saat ini, pakai masker. Cuci tangan setiap akan dan setelah makan. Mengurangi kontak meraba mata, hidung dan mulut. Serta menjaga kebersihan lingkungan dengan disinfeksi. (wir)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini