DPRD Badung Dorong Pemerintah Segera Realisasikan Dana Penanganan Covid-19

Made Sunarta

Mangupura, DenPost

Legislator Badung mendorong pemerintah mempercepat realisasi dana penanggulangan covid-19, sehingga penanganan wabah ini bisa maksimal. Hal itu diungkapkan Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Sunarta, usai mengikuti teleconference pembahasan LKPJ Bupati 2019, Kamis (2/4). Politisi asal Abianbase ini menyadari di tengah situasi sulit banyak hal yang perlu dipikirkan oleh pemerintah. Namun, pemerintah juga tidak bisa hanya fokus pada penanggulangan covid-19 semata, tapi mesti turut memikirkan dampak sosial yang muncul akibat masalah tersebut.

Baca juga :  RSD Mangusada Terima Rujukan Wisatawan Terduga Covid-19

“Kami mengapresiasi pemerintah Badung tanggap dengan kondisi yang terjadi dengan segera membentuk tim penanggulangan Covid-19 hingga ke tingkat desa. Cara ini kami yakini akan mempercepat masyarakat terbebas dari penyebaran virus yang berbahaya ini. Namun, jangan lupa ada warga kita yang bukan ODP atau PDP covid-19 juga merasakan dampak dari virus ini,” katanya.

Menurutnya, tidak sedikit masyakat di Kabupaten Badung yang berprofesi sebagai pekerja harian yang kini harus tinggal di rumah. Mereka membutuhkan uluran tangan pemerintah agar dapat menyambung hidup. “Masyarakat yang hanya mengandalkan pendapatan harian ini perlu kita pikirkan. Seperti kata Bapak Bupati Badung, jangan sampai penanggulangan covid-19 di Badung justru menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

 

Baca juga :  Kelimpungan, Pengusaha Wisata Tirta Harapkan Pemerintah Lakukan Ini

Dia berharap pemerintah segera merealisasikan dana penanggulangan covid-19 yang dialokasikan mencapai Rp14 miliar. Dana ini dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian akibat covid-19, sehingga tidak menimbulkan dampak sosial berkepanjangan. “Minimal masyarakat yang tidak bisa bekerja akibat covid-19 ini bisa makan. Jadi dari dana yang telah dianggarkan bisa dibelikan sembako untuk membantu masyarakat,” harapnya.

Selain itu, Sunarta juga berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk membantu pendanaan Satgas Covid-19 yang dibentuk di tingkat desa. Sebab, selama ini mereka hanya mengandalkan dana mandiri atau swadaya yang dikumpulkan dari donasi masyarakat.   “Satgas tidak ada anggarannya apalagi di kelurahan tidak ada anggaran, sehingga harus swadaya mengumpulkan dana dari masyarakat. Dana ini untuk penyemprotan disinfektan, mengedukasi masyarakat dan sebagainya,” pungkasnya. (a/115)

Baca juga :  Imigrasi Tolak WNA Riwayat Perjalanan India

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini