Tiba di Terminal Mengwi, Ratusan Santri Didisinfeksi

PEMERIKSAAN - Para santri menjalani serangkaian pemeriksaan saat tiba di Terminal Mengwi, Badung, Rabu (1/4/2020) sekitar pukul 17.30. (DenPost/ist)

Mangupura, DenPost

Bus yang membawa para santri dari salah satu pesantren di Jawa Timur tiba di Terminal Mengwi, Badung, Rabu (1/4/2020) sekitar pukul 17.30. Setibanya di sana, mereka langsung menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mencegah virus corona.

“Rombongan santri ini dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur. Kami mendapa pemberitahuan adanya rombongan ini, sehingga kami stand-by dengan instansi terkait,” ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung IGAK Suryanegara di Terminal Mengwi.

Total santri berdasarkan laporan yang diterima sebanyak 163. “Untuk bus yang tiba pertama sekitar pukul 17.30 mengangkut 62 santri. Bus terakhir sesuai konfirmasi dari pihak terkait sekitar pukul 23.00,” ungkapnya.

Sesuai standar, para santri menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan didisinfeksi. “Pemeriksaan dilakukan satu per satu. Begitu juga barang bawaan mereka,” terang birokrat asal Denpasar ini.

Baca juga :  Polres Buleleng Ungkap Tujuh Kasus SS Dengan BB 22,22 Gram

Walau pemeriksaan sudah dilakukan, para santri ternyata tetap wajib mengikuti prosedur lanjutan yakni mengisolasi diri di rumah masing-masing. Suryanegara menyebut masa isolasi atau karantina mandiri dilakukan selama 14 hari. “Bila ada keanehan atau sakit, santri diminta langsung menghubungi petugas medis supaya bisa segera diambil tindakan,” tegasnya.

Kepala Terminal Mengwi Cok Agung Suarmaya membenarkan kedatangan para santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur itu. “Sebelumnya kami mendapat pemberitahuan bahwa akan ada kedatangan rombongan para santri,” tegasnya.

Baca juga :  Dikunjungi Komisi V DPR RI, Kutuh Minta Dana Khusus

Kedatangan para santri, lanjutnya, diangkut menggunakan empat bus. “Empat bus untuk rombongan santri laki-laki dan tiga bus untuk rombongan santri perempuan. Hanya untuk santri perempuan dijadwalkan pada 3 April 2020,” ungkapnya.

Sesuai SOP, pihaknya berlakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan dan terakhir wajib cuci tangan. Setelah itu baru dipersilakan melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.

H.Wartha D.Sandi selaku Pengawas Satgas Covid-19 LPBI NU Provinsi Bali, mengatakan pemeriksaan suhu tubuh serta penyemprotan disinfektan kepada santri merupakan langkah pencegahan virus corona seperti instruksi Pemerintah Provinsi Bali. “Hari ini (Kamis) baru santri laki-laki sebanyak 163. Untuk 3 April 2020, yang dijadwalkan tiba adalah santri perempuan, yang terkonfirmasi sebanyak 152 orang,” ungkapnya. (dewa sanjaya)

Baca juga :  All New Honda BeAT Series Hadir di Mall Ini, Yuk Intip Harganya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini