Perumda Tegaskan Wacana Penutupan Pasar, Hoaks

0
12
Hingga kini semua pasar tradisional di Kota Denpasar, termasuk Pasar Badung masih tetap buka.

Dauh Puri, DenPost

Wacana penutupan pasar tradisional di Kota Denpasar kembali merebak di kalangan para pedagang dan pengunjung pasar. Menanggapi hal itu, Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata, SE., mengatakan jika hal itu hoaks alias berita bohong.

‘’Hingga saat ini semua pasar tradisional masih tetap buka. Sama sekali belum ada rencana menutup pasar tradional. Hanya beberapa pasar diatur jam operasionalnya,’’ kata Kompyang  Wiranata, Jumat (3/4).

Baca juga :  Wartawan Peringati Hari Lahir Bung Karno

Dikatakan, sesuai surat edaran  (SE) Walikota Denpasar Nomor : 434/572/DKIS/2020, salah satunya mengatur jam buka tutup pasar tradisional.  SE tersebut ditindaklajuti dengan SE No.36/Perumda.Ps/Tek/2020, tentang jam buka dan tutup pedagang di pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Sewakadarma. Adapun jam buka pasar yang diatur adalam Pasar Asoka, Pasar Gunung Agung Siang, Gunung Agung Malam, Pasar Kumbasari (siang, malam dan pelataran pagi), Pasar Cokroaminoto (pelataran dan suplayer mobil). Sedangkan pasar yang lain jam bukanya tidak mengalami perubahan. ‘’Semua itu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19,’’ ujarnya.

Baca juga :  Strategis, Peran SMSI Dalam Pilkada 2020

Sementara untuk upaya lainnya juga tetap dilakukan, seperti penyemprotan disinfektan di area pasar dan gedung.  Juga disipakan bilik-bilik antiseptic. Pedagang dan pengunjung harus pakai masker, menjaga jarak, selalu cuci tangan, serta  pemeriksaan suhu tubuh di semua pasar. ‘’Kami juga menyiapkan layanan belanja online. Memberikan  arahan berbelanja untuk stock beberapa hari,  sehingga masyakat tdak setiap hari ke pasar,’’ paparnya, sembari mengatakan, jika saat ini pihaknya masih mengkaji untuk pemberian stimulus kepada pedagang. Rencana berupa pemberian keringanan biaya sewa di pasar-pasar tradisonal yang dikelola Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar (105)

Baca juga :  Pemijat Tewas di Poskamling, Dievakuasi Petugas Ber-APD

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini