Tangkal Corona, Desa Kedisan Batasi Operasional Warung

DIBATASI - Sejak awal April ini, Desa Kedisan membatasi jam operasional warung-warung milik warga setempat.

Bangli, DenPost

Tak hanya pasar umum milik pemerintah dan toko modern, pembatasan jam operasional bagi warung-warung di pedesaaan di Bangli juga diberlakuan. Seperti kebijakan yang diterapkan di Desa Kedisan, Kintamani. Di mana sejak awal April ini, Desa Kedisan membatasi jam operasional warung-warung milik warga setempat.

Jika sebelumnya operasional warung tak pernah diatur dan bebas tergantung pemilik warung. Kini jamnya diatur yakni hanya boleh buka hingga pukul 18.00. Pembatasan ini sesuai hasil rapat yang dilakukan pihak prajuru desa beserta warga Kedisan, terkait upaya pencegahan dan penanggulangan virus Corona.

Baca juga :  Diduga Tak Kuat Tahan Rasa Sakit, Seorang Warga Sekardadi Ditemukan Tewas Gantung Diri

Perbekel Desa Kedisan, Nyoman Gamayana, menjelaskan, dari rapat tersebut, pihaknya telah membentuk satgas penanggulangan Virus  Corona di internal desa.  Satgas ini kemudian membuat posko di kantor desa setempat serta membuat sejumlah spanduk yang dipasang di tempat umum, seperti balai banjar dan Kantor Desa. “Kami gunakan anggaran desa untuk semua kegiatan tersebut kaitannya dengan menjalankan arahan Gubernur untuk sama-sama menanggulangi virus corona ini,” jelasnya, ketika dimintai konfirmasi, Senin (6/4).

Selain membuat spanduk imbauan, pihaknya juga secara rutin melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat umum, pura, dan masing-masing rumah warga. Terkait pemberlakukan jam operasional warung, tim satgas dikatakan sudah melakukan sosialisasi ke masing-masing warung. “Sosialisasi sudah kami lakukan dan sejauh ini sudah dipatuhi oleh para pemilik warung, karena ini juga demi kebaikan bersama dan sudah menjadi keputusan rapat bersama,” katanya. (128)

Baca juga :  Ini yang Dipakai Nyemprot Kintamani

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini