Tumpukan Pipa di Trotoar Akhirnya Dirapikan

DIRAPIKAN - Tumpukan pipa untuk proyek saluran kabel tegangan menengah (SKTM) di trotoar jalan raya Mengwitani, Badung, akhirnya dirapikan setelah disoroti warga. (DenPost/ist)

Denpasar, DenPost
Tumpukan pipa untuk proyek saluran kabel tegangan menengah (SKTM) di trotoar jalan raya Mengwitani, Badung, akhirnya dirapikan setelah disoroti warga. Begitu mendapat berita, pihak PLN memerintahkan bagian pengawas untuk mengecek ke lapangan.

“Pipa yang memenuhi trotoar itu sudah dirapikan. Jadi begitu kami dapat info dari teman- teman media, petugas kami langsung turun mengecek ke lapangan,” terang Humas PT PLN UID Bali, I Made Arya, mengatakan hal itu kepada wartawan Rabu (8/4/2020).

Baca juga :  Wakapolda Apresiasi Kinerja Satgas Percepatan Penanganan Covid-19

Dia menambahkan bahwa pihak PLN telah minta pihak vendor agar punya sistem manejemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). “Saat pengadaan, kami sudah cek, dan semua harus ada pengawas K3. Pelaksanaan ketentuan K3 tersebut pada kami (PLN) sangat ketat. Kalau dilanggar, sanksinya ada peringatan satu, peringatan dua, dan pemutusan kontrak kerja,” beber Arya.

Sebelumnya penanggung jawab lapangan, Rony, dari PT SKJA yang merupakan rekanan PLN, mengatakan bahwa pemanfaatan trotoar sudah mendapat izin. “Kami sudah koordinasi. Kalau untuk badan trotoar, itu koordinasi antar-instansi terkait (PLN dan BPJN). Kami diizinkan memakai sampai proyek selesai. Yang jelas, semua sudah dilakukan,” tandasnya.

Sedangkan mengenai lama waktu pekerjaan yang diberikan kepada vendor, Arya mengatakan bahwa pada Mei nanti harus selesai. “Target selesainya awal Mei. Kurang lebih satu bulan masa pengerjaan. Itu untuk pekerjaan pengeboran dan penarikan kabel,” jelas Arya. (101)

Baca juga :  Masa Peniadaan Mudik, Bandara Ngurah Rai Layani 12.896 Penumpang Kepentingan Khusus

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini