Di Badung, Ratusan Perusahaan Tutup

Kepala Dinas Pariwisata Badung, Made Badra

Mangupura, DenPost

Wabah Covid-19 benar-benar melumpuhkan sektor ekonomi pariwisata di Badung. Dampak virus ini sangat dirasakan di Kabupaten Badung yang bergantung pada sektor pariwisata. Berdasarkan data yang ada, hingga 8 April 2020 total perusahaan yang tutup mencapai 205, sedangkan pekerja yang dirumahkan 20.272 orang dan pekerja yang ter-PHK mencapai 235 orang.

Angka tersebut mengalami menaikan per harinya. Per tanggal 7 April 2020 total perusahaan yang tutup mencapai 174 dengan jumlah pekerja yang dirumahkan mencapai 16.448 orang dan pekerja yang ter-PHK mencapai 214 orang.

Baca juga :  Adi Arnawa Pastikan Ketersediaan Oksigen Aman

Kepala Dinas Pariwisata Badung, Made Badra, Kamis (9/4) tak menampik ribuan pekerja yang dirumahkan adalah pekerja di sektor pariwisata. “Sangat parah, kami juga tidak bisa berbuat banyak, hanya menunggu kondisi membaik,” ujar Made Badra, pasrah.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan asosiasi IHGMA agar memperhatikan SDM yang kini dirumahkan. “Saya sudah sempat bertemu dengan para general manager hotel, karena mereka kan tahu kondisi SDM mereka. Saya sudah berpesan, ketika kondisi pulih tolong manfaatkan SDM yang dirumahkan ini, jangan merekrut yang baru lagi,” katanya.

Baca juga :  Pantai Kuta Juga akan Dilengkapi QR Code Peduli Lindungi

Dikatakan Badra, negara-negara yang selama ini “mensuplai” wisatawan ke Bali, khususnya Badung telah menutup diri. “Seperti Australia katanya menutup diri sampai Juni depan. Begitu juga Amerika dan negara lainnya,” pungkasnya. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini