Satpol PP Amankan Lima Anak Punk

DIAMANKAN- Kasatpol PP Kota Denpasar, Dewa Gede Anom Sayoga mengamankan lima anak punk yang beraksi di perempatan Jl. Teuku Umar Barat-Jl. Imam Bonjol, Sabtu (11/4).

Pemecutan Kelod, DenPost

Satpol PP Kota Denpasar mengamankan lima orang anak punk (pengamen) asal Salatiga, Jawa Tengah dan Probolinggo, Jawa Timur yang beroperasi di perempatan Jl. Teuku
Umar Barat-Jl. Imam Bonjol dan Jl. Gunung Agung-Jl. Mahendradata,
Sabtu (11/4). Pasalnya, merek adinilai mengganggu kenyamanan pengedara mobil maupun motor saat berhenti traffic light. Selain itu, di tengah pandemi covid-19, keberadaan mereka dinilai cukup rentan tertular maupun menularkan virus mengingat mereka beraksi berpindah-pindah.

Baca juga :  Ditetapkan Zona Merah, Warga Pemogan Sempat Resah

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, kelima anak punk ini melanggar Perda Nomor 1 tahun 2015
tentang Ketertiban Umum. ”Setelah kami periksa kelengkapan
identitasnya di kantor, ternyata mereka tidak mengantongi identitas diri dan
tempat tinggalnya juga tidak jelas,’’ terang Anom Sayoga.

Saat ini, kelima anak punk itu masih diamankan di kantor Satpol PP dan sudah dikoordinasikan dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar guna dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. (103)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini