Peguyangan akan Batasi Penghuni Kos, Pelanggar Disiapkan Sanksi Isolasi

Jero Bendesa Adat Peguyangan, I Ketut Sutama

 

Peguyangan, DenPost

Desa Adat Peguyangan sedang menggodok regulasi berbasis adat dalam mengoptimalkan pencegahan penyebaran virus corona. Salah satu poin dalam regulasi nanti, Desa Adat Peguyangan akan membatasi penerimaan penghuni kos baru. Sementara bagi penghuni kos sebelumnya, diminta tidak mendatangkan seseorang tanpa melapor, keluarga sekalipun. Apabila kedapatan melanggar, penghuni kos itu diminta siap menanggung isolasi mandiri di kamar yang ditempati.

Baca juga :  Penumpang di Bandara Ngurah Rai,Domestik Menggeliat, Internasional belum Beranjak

“Kami akan mendata para penghuni kos, sehingga kita bisa memantau dan kami akan instruksikan kepada pemilik kos untuk membatasi penerimaan tamu. Bagi penghuni kos yang sudah ada sebelum instruksi ini ditetapkan, kami instruksikan tidak menerima tamu lain tanpa lapor,” terang Jero Bendesa Adat Peguyangan, I Ketut Sutama, dijumpai pada Jumat (17/4) di Posko Gotong Rotong Pencegahan Covid Desa Adat Peguyangan.

Selama mengisolasi diri, kata dia, penghuni kos tersebut bertanggung jawab atas semua keperluan yang dibutuhkan dalam menjalankan isolasi. Oleh sebab itu, Sutama mengatakan pihaknya akan segera merampungkan regulasi berbasis adat itu. Tentunya, regulasi di dalamnya tetap mengacu kepada kebijakan pemerintah dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Kata dia, regulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat, dalam mencegah penyebaran virus corona.

Baca juga :  Remaja Diminta Tak Nikah Muda, Begini Kata Suastini Koster

Namun, apabila warga yang dituju membandel, maka proses selanjutnya akan dilimpahkan kepada pihak keamanan. “Kita sebagai desa adat juga berhak mengamankan wilayah kita, ya minimal memberikan ketentuan sesuai dengan protokol pencegahan penularan virus corona,” imbuhnya. Dalam proses penggarapan, pihaknya juga melibatkan lintas lembaga dan unsur, meliputi Pemerintah Kelurahan Peguyangan hingga Pemerintah Desa Peguyangan Kaja. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini