KSOP Padang Bai Bantah Lakukan Penolakan

SANDAR – Awak boat pengangkut penumpang sakit asal Nusa Penida saat berkoordinasi di Pelabuhan Padangbai, namun akhirnya berlabuh darurat di Pelabuhan Br. Bias, Kusamba, Jumat (17/4).

Amlapura, DenPost

Terkait informasi penolakan kapal cepat yang ditumpangi warga Nusa Penida di Pelabuhan Rakyat Padang Bai, Manggis, Karangasem, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Sabtu (18/4) pagi membantah hal tersebut.

“Memang benar sesuai laporan perwira jaga kejadian kemarin sore pukul 17.40 wita, fast boat Sekar Jaya Marine bertolak dari Nusa Penida menuju Pelabuhan Rakyat (Pelra) Padangbai. Ada laporan dari seseorang menyampaikan bahwa di Pelra ada boat hendak sandar bawa penumpang sakit ditolak,” ungkap Eka.

Baca juga :  Oknum Kepsek Dipolisikan Gara-gara Empat Tahun Lakukan Ini

Ia mengungkapkan, setelah itu ia meminta konfirmasi dengan nakhoda kapal cepat tersebut. Ternyata memang benar berisikan penumpang anak kecil umur 4 tahun dalam kondisi demam selama 4 hari belum sembuh. Pasien diinformasikan hasil rapid tes negatif. “Yang bersangkutan diantar ibu dan 2 orang perawat,” imbuhnya.

Mengetahui hal tersebut, Eka langsung berkordinasi dengan instansi terkait KKP dan KP3. Dari hasil koordinasi sepakat akan menurunkan penumpang di Pelra. “Tapi keburu pergi dan sandar ke Kusamba. Karena ambulans juga sudah siap di sana. Mendengar info itu saya kontak Kadis Perhububungan Klungkung untuk koordinasi terkait adanya penumpang yang hendak turun di Kusamba,” jelasnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Ucapkan Selamat Puasa dan Ramadan 1441 Hijriyah

Eka menambahkan, KSOP Padang Bai tak pernah menolak kapal cepat yang membuat pasien tersebut bersandar. “Dari KSOP tidak ada menolak. Saat itu kami sedang  berkordinasi terlebih  dahulu dengan pihak terkait untuk proses penurunan pasien termasuk kesiapan ambulans,” pungkasnya. (yun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini