Tukang Suwun Diputuskan Diisolasi di RS PTN Unud, Begini Kata Dirutnya

PASAR KIDUL - Suasana di Pasar Kidul, Bangli. Salah seornag buruh tukang suwun di pasar tersebut dinyatakan positif corona.

Jimbaran, DenPost

Seorang tukang suwun di Pasar Kidul Bangli yang positif corona akhirnya dipastikan mendapat tempat perawatan. Setelah sebelumnya sempat dipulangkan, kini buruh perempuan itu akan dirawat di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RS PTN) Unud. Ini dikatakan Direktur Utama RS PTN Unud,  Dr. Dewa Putu Gede Purwa Samatra, Selasa (21/4). Kata dia, saat ini pihaknya menyediakan 10 tempat tidur bagi pasien positif corona. Bahkan, jumlah tadi bisa bertambah lagi.

Ditanya apakah pasien yang bersangkutan telah dirawat di RS PTN, Purwa menyatakan dirinya belum mengetahuinya. Namun dia memastikan, apabila pasien tersebut datang, pihaknya siap memberi pelayanan. “Saya belum cek, saya masih menyiapkan sarana. Kita masih ada tempat kok, kalau sudah datang dari Bangli, pasti bisa dirawat. Wong 10 bed masih kosong,” ungkap Purwa saat diwawancarai melalui pesan jejaring.

Baca juga :  Pekerja Migran Jadi Konsentrasi, Kasatgas Minta Keluarga Ikhlas

Kata Purwa, pihaknya telah menerima informasi sejak kemarin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, bahwa pasien tersebut akan dirujuk ke RS PTN Unud. Mengenai ketersediaan ruang isolasi, dia mengatakan bahwa hingga minggu depan, pihaknya telah menyediakan sebanyak 97 ruang isolasi. Sedangkan saat ini telah tersedia sebanyak 60 ruang isolasi.

Ia menambahkan, pihaknya mengupayakan penyediaan tempat tidur bagi pasien virus corona dapat diselesaikan pada minggu depan. Beroperasi sejak 7 April lalu, Purwa menyatakan bahwa pihaknya merawat pasien virus corona lebih dari 40 orang. “Dari awal, sudah 60 persen lebih dirawat, ada beberapa pulang,” terangnya. Penambahan ruang isolasi juga akan dilakukan Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah.

Baca juga :  Kabupatennya Zona Merah Tertinggi di Indonesia, Ini Kata Mas Sumatri

Kabag Humas RSUP Sanglah, Dewa Ketut Kresna mengatakan, ruang isolasi di RSUP Sanglah memang sempat penuh. Untuk itu, pihaknya akan segera mengoperasikan tiga ruangan, selain Nusa Indah. “Ruang Mawar dengan 18 kapasitas,  Ruang Lely dan Ruang Kamboja. Mudah-mudahan dengan adanya penambahan ruangan ini, RSUP Sanglah dapat melakukan pelayanan pasien Covid-19 lebih banyak,” ujar Dewa Kresna. (106)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini