Omzet Turun, Ribuan UMKM di Klungkung Terancam Gulung Tikar  

Foto : Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta.

 

Semarapura, DenPost

Dampak pandemi corona mengancam sektor UMKM dan IKM di Kabupaten Klungkung. Tercatat ada  5.168 UMKM yang melesu akibat penurunan omzet. Bahkan jika kondisi masih seperti ini, maka ribuan UMKM di Klungkung terancam gulung tikar. Apalagi sesuai laporan 55 desa/kelurahan, terdapat 10.517 karyawan yang sudah dirumahkan.

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta tak memungkiri kondisi tersebut. Dari hasil peninjauannya ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tercatat sudah ada 5.168 UMKM yang tutup atau ada pula yang mengalami penurunan omzet. Selain itu, 52 Industri Kecil Menengah (IKM) juga mengalami penurunan penjualan dan penurunan jumlah produksi.

Pukulan yang dialami UMKM serta IKM tentu berdampak pula pada nasib para tenaga kerja. Yang mana, berdasarkan laporan dari 55 Desa/Kelurahan, ada 10.517 orang tenaga kerja yang sudah dirumahkan. Selama ini mereka tidak hanya bekerja di Kabupaten Klungkung, tetapi ada pula di kabupaten lain. Selain dirumahkan, sebanyak 817 tenaga kerja yang harus mengalami PHK.

Baca juga :  Puskesmas Dawan I Tangani 16 Kasus HIV/AIDS, Seorang Meninggal

“Dari data yang saya terima, mayoritas tenaga kerja yang dirumahkan berada di Nusa Penida yakni sebanyak 5.367. Tertinggi kedua berada di Kecamatan Banjarangkan 2.230 orang, di Kecamatan Klungkung 1.887 serta di Dawan sebanyak 1.433 orang, ” ungkap Suwirta.

Meskipun data menunjukkan jumlah tenaga kerja yang dirumahkan tertinggi di Nusa Penida, Suwirta masih bisa sedikit bernafas lega, lantaran tenaga kerja di Nusa Penida paling sedikit yang kena PHK. Menurutnya, hal tersebut membuktikan bahwa warga di Nusa Penida masih optimis untuk bangkit.
“Hal ini mengindikasikan adanya harapan bahwa ketika proses recovery terjadi maka penduduk Nusa Penida bisa kembali bekerja di tempat kzerja sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga :  Kejaksaan Tagih Denda dan Uang Pengganti Candra

Menyikapi tingginya dampak yang dirasakan masyarakat ini, bupati asal Ceningan ini  meminta masyarakat Klungkung yang mengalami PHK atau yang belum mempunyai pekerjaaan agar memanfaatkan sebaik mungkin kartu pra kerja yang disiapkan oleh pemerintah pusat. Dengan harapan, dalam situasi seperti saat ini, masyarakat Klungkung dapat memperoleh bantuan dari pemerintah pusat baik itu melalui pelatihan maupun bantuan lainnya.(119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini