Terkait Penanggulangan Covid-19, Bupati Mahayastra Bahas Ini

0
117
RAKOR - Bupati Gianyar, Made Mahayastra melakukan video conference dengan kepala desa se- Kabupaten  Gianyar terkait penanggulangan covid-19, Rabu (22/4).

Gianyar, DenPost

Bupati Gianyar, Made Mahayastra melakukan video conference dengan kepala desa se- Kabupaten  Gianyar terkait penanggulangan covid-19. Dalam video conference tersebut, Bupati Mahayastra juga melaunching Command Center. Command Center Kabupaten Gianyar merupakan pusat kendali berbasis teknologi informasi dimana segala aktivitas pelayanan publik bisa terpantau dari ruangan ini. Video conference berlangsung Rabu (22/4)

Bupati Mahayastra yang didampingi beberapa Kepala OPD menyampaikan terima kasih atas kinerja satgas penanggulangan covid-19 di desa, baik yang mandiri maupun kolaborasi dengan adat karena  telah melakukan pekerjaan yang mulia. Sampai saat ini,  Gianyar sangat massif dalam memerangi covid-19.

Baca juga :  PKK Jembrana Peringati Hari Kartini Dengan Ini

Bupati Gianyar juga menyampaikan terima kasih kepada Kades yang di daerahnya dijadikan tempat karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Ditambahkannya, pihaknya masih memiliki sekitar 100 kamar untuk karantina PMI maupun ABK.

Bupati Mahayastra menyoroti jam buka tutup pasar yang sempat dikeluhkan masyarakat. Dimana Bupati Mahayastra sendiri membuat suatu kebijakan bahwa pasar tradisional diperbolehkan buka jam 07.00 pagi hingga 14.00 siang.

Seiring dikeluarkannya surat edaran tersebut, memang di awal pemberlakuan terjadi penumpukan pembeli. Namun Bupati Mahayastra mengakui seiring  waktu, pedagang di pasar mulai sadar akan kesehatan dan kondisi pasar mulai kondusif.

Baca juga :  Hasil Swab Keluarga Korban Corona Belum Keluar

Di samping mengatur jam buka pasar tradisional, Bupati Mahayastra memberi ruang kepada pengurus desa untuk mengatur pedagang di desanya dengan tetap mengedepankan arahan protokol penanggulangan covid-19.

Demi membantu masyarakat di tengah pandemik ini, berbagai bantuan  akan segera diturunkan ke masyarakat, mulai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diterima setiap bulan selama 3 bulan. Dimana jumlah penerimanya meningkat dari 19.000 penerima PKH menjadi 22.000. Sehingga ada penambahan 3.000 kepala keluarga penerima PKH.

Bupati Gianyar, Mahayastra telah melakukan pergeseran anggaran sehingga Gianyar siap untuk memberi bantuan kepada masyarakat. Begitu pula dengan program sembako akan diberikan setidaknya kepada 18.000 kepala keluarga setiap bulannya selama 3 bulan. Ada pula program bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama.

Baca juga :  Pelaku Perusakan Mobil Dibina dan Wajib Lapor

Untuk ketepatan penerima bantuan, Bupati Mahayastra menyerahkan kepada kepala dusun dan kepala desa untuk mendata. Bupati Mahayastra menegaskan agar bantuan yang akan dikucurkan memang benar-benar menyasar orang yang membutuhkan sehingga tidak ada kecemburuan sosial di masyarakat terlebih lagi agar tidak ada yang mendapat bantuan dobel.(c/116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini