Pascarapid Test, 8 OTG di Serokadan, Bangli Positif

RAPID TEST - Suasana rapid test di Srokadan, Bangli, Jumat (24/4/2020).

Bangli, DenPost

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangli melaksanakan rapid test di sejumlah titik lokasi. Tes dilakukan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan non-PMI yang berstatus OTG (Orang Tanpa Gejala), Jumat (24/4). Hasilnya, delapan (8) orang di antaranya dinyatakan positif. Sementara jumlah kasus virus corona di Bangli yang positif hingga Jumat sore mencapai 26 orang, di mana empat orang di antaranya dinyatakan sembuh.

Baca juga :  Kantongi Hasil Rapid Antigen, Jaya Negara Ngaku Siap Dilantik

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa menguraikan, rapid test dilakukan di tiga lokasi di Kecamatan Susut. Pertama di rumah salah satu PMI, dilakukan rapid test terhadap 11 orang dan hasilnya semua negatif. Kedua di Balai Banjar Serokadan. Rapid test dilakukan terhadap 54 orang warga bukan PMI berstatus OTG. Hasilnya, 46 orang negatif dan 8 orang lainnya dinyatakan positif. Kemudian rapid test di salah satu rumah PMI di wilayah Apuan. Rapid test dilakuan pada 12 orang OTG dengan hasil semua negatif.

Baca juga :  Dewan Bangli Soroti Ruas Jalan Dijejali Ilalang

Tindak lanjutnya, pemeriksaan swab tenggorokan bagi yang rapid test positif tersebut dilakukan Senin (27/4). “Sementara ini yang rapid positif dikarantina di rumah masing-masing secara mandiri dengan diawasi satgas desa,” kata Dirgayusa.

Sementara penambahan satu kasus positif Virus Corona di Bangli ada Jumat (24/4) berada di wilayah Kecamatan Susut dengan total keseluruhan se-Bangli sebanyak 26 orang tersebar di empat kecamatan. “Kasus positif nambah satu, dan yang sembuh juga tambah satu. Yang positif baru dari Sulahan, Susut dan yang sembuh dari Desa Yangapi, Tembuku,”sebutnya.(128)

Baca juga :  Satu Keluarga di Abuan Karantina Mandiri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini