Tim Analisis Covid-19 Bali Soroti Menurunnya Kesadaran Warga Denpasar Cegah Corona

PADAT PEMBELI - Suasana di salah satu swalayan di Denpasar yang dipadati pembeli, sehingga tak ada jaga jarak dan berpotensi terjadi transmisi lokal penyebaran corona.

JUMLAH kasus positif virus corona (covid-10) di Bali hingga Senin (27/4/2020) sebanyak 193 orang. Sebagian besar merupakan pekerja migran Indonesia (PMI/ABK) yakni 124. Berikutnya 20 orang adalah pelaku perjalanan dari daerah luar Bali, dan 40 orang merupakan transmisi lokal. Dari 40 transmisi lokal tersebut lebih dari 51.0% terjadi karena penularan dalam keluarga, dan 39.0% penularannya diduga melalui orang tanpa gejala (OTG) positif.

Menurut Tim Analisis Covid-19 Bali, dari sebaran itu Denpasar punya kasus positif terbanyak yakni 50 dengan 16 transmisi lokal. Dengan transmisi lokal tertinggi tersebut menunjukkan bahwa terjadi penularan antarmasyarakat yang cenderung meningkat. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus Walikota Denpasar agar segera menyikapi kondisi ini dengan mengeluarkan kebijakan yang dapat membuat masyarakat Denpasar punya disiplin sosial yang tinggi; bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan beribadah di rumah; serta membatasi aktivitas dan interaksi dengan masyarakat di luar rumah. Kuncinya adalah disiplin yang kuat untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona.

Baca juga :  Tujuh Pasien Berstatus Dalam Pengawasan

Hasil pantauan dari berbagai pihak menunjukkan bahwa akhir-akhir ini mulai terjadi peningkatan pergerakan masyarakat Denpasar di luar rumah, yaitu ramainya di jalan dan di tempat-tempat umum. Ini menunjukkan suatu keadaan menurunnya kesadaran dan disiplin masyarakat dalam mencegah penularan virus corona. Keadaan ini sangat kontras perbedaanya dengan kabupaten lain.
Bahkan di Kabupaten Badung, yang merupakan destinasi wisata, masyarakatnya terlihat sangat tertib, dimana di jalan dan tempat umum terlihat sepi.

Baca juga :  Ular Piton 4 Meter Masuk Rumah Warga

Sampai kini hanya di Kabupaten Tabanan belum terjadi transmisi lokal, dimana kasus positifnya juga paling rendah. Itu pun terjadi karena adanya PMI yang positif. Hal ini perlu diberikan apresiasi kepada Pemkab Tabanan dan masyarakat setempat atas upaya yang dilakukan untuk mencegah virus corona. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini