Bayi yang Dibuang di Semak-semak Tak Menangis Saat Ditemukan

0
59
BAYI-Warga temukan bayi perempuan di semak-semak belakang rumah kosong.

Jimbaran, DenPost

Bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan ditemukan di semak-semak belakang rumah kosong, Lingkungan Bhuana Gubuk, Jalan Kutilang Ujung, Jimbaran Kuta Selatan, Badung, Jumat (1/5) sekitar pukul 06.00. Meski wajahnya tertutup plastik kresek, bayi tersebut tak menangis dan hanya menggerak-gerakan kaki dan tangannya.

Bayi tersebut diduga dibuang oleh ibunya sekitar 8 jam sebelum ditemukan. Saat ini sang bayi menjalani perawatan di RS Bali Jimbaran. “Menurut dokter yang merawat, bayi tersebut kondisinya baik dan masih aktif. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan tali pusarnya masih ada,” kata Kapolsek Kuta Selatan AKP Agustinus Yusak Sooi.

Baca juga :  ST Minum Alkohol Saat Pawai Ogoh-ogoh, Ini Resiko Yang Diberikan Disbud Badung

Dilanjutkannya, awalnya bayi tersebut dilihat olah seorang turis asing yang sedang olah raga sambil membawa seekor anjing. Saat itu bule itu memberi tahun warga terdekat, Nani (45). Wanita pencari barang bekas yang tinggal di Perum Puri Gading Jalan Kutilang, Jimbaran itu, awalnya menduga turis itu melihat babi. Sebab sang bule berbicara babi-babi. “Mungkin maksud turis asing itu baby (bayi),” ujar AKP Yusak.

Baca juga :  Ledakan AC Hancurkan Tembok Vila di Pererenan

Lalu Nani menuju belakang rumah kosong san melihat bayi berjenis kelamin perempuan tanpa busana dengan bagian kepala tertutup kantong plastik hitam menutupi wjah sampai bagian perut. Saat itu atas kaki ada bantal putih. “Andai saja anjing yang dibawa turis itu gak menggogong ke arah semak-semak, mungkin sang bayi tak ditemukan. Sebab bayi itu tak menangis dan hanya menggerak-gerakan kaki serta tangan,” tegasnya.

Baca juga :  Pembobol Toko Modern Ditembak Polisi

Saat ini Polsek Kuta Selatan masih menyelidiki orang yang membuang bayi itu. Di sekitar TKP nihil CCTV lantaran lokasi ditemukan bayi merupakan semak-semak di belakang sebuah bangunan rumah kosong di jalan kapur jauh dari pemukiman. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini