Br. Padangsari Bagikan 176 Paket Sembako ke Warga

Padangsambian, DenPost

Pengurus Br. Padangsari, Kelurahan Padangsambian, Denpasar membagikan 176 paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19, Minggu (3/5). ”Kami memberikan paket sembako kepada warga Padangsari tidak menbedakan status, karena semua mengalami kesusahan saat mewabahnya virus corona melanda dunia umumnya dan Kota Denpasar khususnya,’’ kata Kepala Lingkungan Br. Padangsari Wayan Budiana.

Budiana menjelaskan, dana pembelian paket sembako diambil dari kas banjar dan tidak ada bantuan dari pemerintah, anggota DPRD Kota Denpasar maupun DPRD Bali. Sebab, dana kas yang diambil untuk pembelian satu paket paket sembako seharga Rp 125 ribu ini merupakan iuran krama banjar setiap bulan. ”Kami memiliki inisiatif bersama pengurus banjar memberikan bantuan sembako kepada warga guna meringankan beban hidupnya saat ini. Karena tidak satu dua orang warga yang mengalami susah, namun semua orang juga ikut merasakan,’’ ujar Budiana.

Baca juga :  Terbaik Nasional Stranas PK, Togar Situmorang Apresiasi Prestasi Pemprov Bali

Hal senada juga dilontarkan Kelian Suka Duka Br. Padangsari, IB Sunarsa. Menurut Sunarsa, bantuan sembako yang diterima jangan dilihat isinya, namun pengurus sudah sudah berupaya memberikan yang terbaik kepada warga agar tidak sampai kekurangan sembako saat pandemi Covid-19. Pembelian paket sembako dananya bersumber dari kas banjar yang merupakan iuran dari karma setiap bulan. “Sekarang saatnya kita membantu untuk dapat meringankan beban warga,’’ ucap Sunarsa.

Sementara salah seorang warga Br. Padangsari, Kadek mengungkapkan, seharusnya sekarang pemerintah, anggota DPRD Denpasar maupun DPRD Bali peduli terhadap warganya meskipun tidak masuk dalam banjar adat. Jangan menjelang pileg saja caleg mendatangi banjar maupun rumah warga membawa kartu nama dan pamflet. Namun saat ada wabah seperti sekarang ini sama sekali tidak ada peduli.

Baca juga :  Doktor Togar Situmorang: Obligasi Sejalan dengan ‘’Nangun Sat Kerti Loka Bali’’.

”Kita sebagai warga ikut bersama-sama membangun Denpasar. Jangan kita dianak tirikan saat ada bantuan,’’ paparnya.

Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus Br. Padangsari sudah memperhatikan warganya yang mengalami kesusahan saat Covid-19 mewabah dengan memberikan paket sembako. Apalagi bantuan yang diterima ini saat sudah tidak ada pengasilan sangat membantu. ”Saya acungi jempol pengurus banjar sigap dalam membaca situasi seperti sekarang. Karena banyak warga Br. Padangsari sudah tidak bekerja lagi dan tidak punya penghasilan tetap,’’ tandasnya. (103)

Baca juga :  Layanan Perekaman E-KTP di Denpasar Ditunda Dua Pekan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini