Pemerintah Diharapkan Subsidi Sekolah Swasta

Mangupura,DenPost

Untuk meringankan beban masyarakat di Kabupaten Badung utamanya di dunia pendidikan , DPRD Badung utamanya Komisi IV DPRD Badung mengusulkan kepada pemerintah agar pihak sekolah swasta juga ikut disubsidi. Hal ini diungkapkan, anggota Komisi IV DPRD Badung, Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Minggu (3/5) menyikapi krisis ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Menurut Srikandi Golkar asal Kuta ini, dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, semua sektor sangat berdampak. Begitu juga di bidang pendidikan, hal ini mesti juga mendapat perhatian oleh pemerintah. “Perlu kiranya ada kebijakan dari pemeritaan untuk sekolah swasta yang ada di Badung, karena sejumlah siswa dari Badung tidak semuanya bersekolah di sekolah negeri yang semuanya ditanggung pemerintah. Kita harapkan pemerintah terutanya Dinas Pendidikan dan Kepemudaan, Olahraga Kabupaten Badung, bisa membuat regulasi agar bias melakukan subsidi sekolah di swasta agar para siswa disekolah swasta dapat keringanan membayar SPP mereka,”ujarnya.

Baca juga :  Empat Hari, 800 Ton Sampah Kiriman Diangkut ke TPA

Lebih lanjut legislator yang akrab disapa Luh De ini juga mengatakan, di sekolah swasta dari laporan yang ia terima, sudah ada beberapa sekolah yang telah memberlakukan pemotongan gaji, padahal mereka tetap bertanggung jawab dalam memonitoring siswa belajar via daring. “Kami harapkan pihak sekolah tidak melakukan pemotongan gaji seperti itu dan hal ini perlu dibijak sanai,”paparnya.

Selain itu, dalam metode pembelajaran via daring, terdapat kendala dari jaringan yang mengakibatkan banyak orang tua murid dan para guru harus merogoh gocek yang banyak untuk kebutuhan kuota atau pulsa. “Kita rapakan wifi gratis yang didegungkan pemerintah melalui smart city ini bisa kembali diaktifkan agar masyarakat tidak kebigungan bahkan membeli kuota lagi dalam melakukan pembelajaran,”pintanya.

Baca juga :  Antisipasi PMK di Pasar Beringkit, Distan Terjunkan Dokter Hewan

Sementara kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung, Ketut Widia Astika mengatakan, untuk bantuan ke sekolah swasta, Pemerintah sudah memberikan bantuan subsidi melalui dana APBD yang dipaki untuk dana BOS bagi siswa di sekolah swasta. “Bahkan siswa tahun lalu kelas 1 SD dan kelas 1 SMP pemerintah juga membantu seragam sekolahnya. Dan itu kita serahkan pengelolan nya ke yayasan sekolah masing-masing,”ujarnya.

Baca juga :  Gempa Tektonik M 6,3 di Laut Jawa Terasa Hingga Kuta

Lebih lanjut birokrat asal Kerobokan ini mengatakan, pihaknya sudah mengimbau ke pihak yayasan juga agar bisa memberikan keringanan kepada siswanya untuk pembayaranan SPP. Namun, pihaknya tidak bisa melakukan intervensi kedalam karean itu merupakan kewenagan pihak yayasan itu sendiri. “Kita harapkan para pengelola sekolah swasta bisa memberikan keringanan juga, tapi kami selaku pemerintah tidak juga bisa memaksa atau intervensi terhadap pengelolaan dan pendanaan sekolah mereka. Tapi kami mengharapkan agar sekolah swasta tidak melakukan pemotongan gaji guru karena guru-guru yang mengajar via daring cukup banyak juga mengeluarkan uang untuk kuota dalam memberikan materi pendidikan mereka,”pintanya. (115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini