Optimalisasi Uji Swab, Bali Minta Difasilitasi Pusat

Dangin Puri, DenPost
Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra mengikuti rapat koordinasi percepatan penanganan virus corona bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional pada Minggu (3/5/2020).

Koster yang mengikuti rapat dalam jaringan dari Gedung Gajah, Jayasabha, Dangin Puri, Denpasar, ini salah satunya menyampaikan bahwa Bali menyiapkan tambahan fasilitas untuk uji swab. Optimalisasi ini akan dilakukan di RS PTN Universitas Udayana (Unud) dan Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa (Unwar).
Untuk itu, Koster minta agar pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Nasional turut memfasilitasi hal tersebut. “Perlengkapannya sebagian besar sudah tersedia, dan kami mohon untuk melengkapi peralatan tersebut lewat surat yang kami sampaikan. Kami mohon difasilitasi ke Kementerian Kesehatan agar permintaan ini bisa direalisasikan. Ini penting, karena akan meningkatkan jumlah sampel yang bisa diuji,” beber Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga :  Kadis PMPTSP Badung: Atlas Beach Fest Memang Belum Kantongi Izin Lengkap

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam rilisnya Minggu kemarin menyebutkan jumlah akumulatif pasien positif virus corona di Bali kini mencapai 262. Hal itu ada penambahan 25 pasien baru dan seluruhnya WNI. Mereka terdiri atas 25 WNI (tiga PMI dan 22 transmisi lokal). Pertambahan kasus positif ini juga dibarengi pasien sembuh yang tak kalah banyak yakni bertambah 22, sehingga akumulatif pasien sembuh menjadi 151. Jumlah pasien yang meninggal dunia tetap empat orang. Sedangkan pasien positif yang masih dirawat berjumlah 107, yang tersebar di sembilan RS dan di tempat karantina yang dikelola Pemprov Bali.

Baca juga :  Gubernur Koster Dukung PSSI Sukseskan BRI Liga 1 di Bali

Mengenai potensi sumber baru yang datang dari PMI, Gubernur Koster mengatakan bahwa jumlah PMI yang sudah kembali ke Bali sebanyak 11.800, dan mereka sudah menjalani rapid test (tes cepat). “Fasilitas kesehatan kami di Bali ada 13 RS rujukan dengan fasilitas memadai dan 132 ruang isolasi masih tersedia. Bantuan APD dan masker sampai kini mencukupi,” tegasnya. Berkenaan kasus transmisi lokal, Gubernur mengaku sedang fokus di tiga kabupaten yakni Bangli, Karangasem, dan Buleleng.

Dia juga melaporkan mengenai berita di Desa Abuan, Bangli, yang terdapat 443 orang positif saat menjalani rapid test. Namun setelah diperiksa ulang dan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab, ternyata hasilnya 275 warga negatif corona. “Tinggal 139 orang menunggu hasil tes swab. Mudah-mudahan semuanya negatif. Untuk itu saya mohon semua media yang memberitakan hal tersebut merevisi beritanya bahwa hasil tes swab warga negatif,” pungkas Koster. (wiradana)

Baca juga :  Erat Terkait Saraswati, Pagerwesi Momentum Penebalan Ilmu Pengetahuan Dalam Diri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini