Setelah Dikarantina, 64 PMI di Gianyar Dipulangkan

PERIKSA PMI - Petugas kesehatan memeriksa para PMI yang dikarantikan di Vila Swan, Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, dan dibolehkan pulang pada Minggu (3/5/2020). (DenPost/ist)

Gianyar, DenPost
Setelah melewati masa karantina selama 14 hari, sebanyak 64 pekerja migran Indonesia (PMI) yang menginap di Vila Swan, Keramas, Blahbatuh, Gianyar, dibolehkan pulang pada Minggu (3/5/2020). Mereka kini tinggal di rumah masing-masing.

Satgas Covid-19 Kabupaten Gianyar yang menangani karantina PMI ini, Dewa Alit Mudiartha, mengatakan ke-64 PMI ini dinyatakan sehat dengan hasil rapid test non-reaktif alias negatif corona. “Astungkara semuanya sehat, tidak ada yang reaktif,” tegasnya.

Alit Mudiartha menambahkan setelah 64 PMI dipulangkan, kini masih tersisa 11 PMI yang menjalani karantina di Vila Swan, Keramas.

Baca juga :  Kejari Gianyar Berikan Pendampingan Hukum Pembangunan Ruang Perawatan RSU Payangan

Para PMI yang pulang ini dijemput oleh keluarga masing-masing. Mereka dikawal Satpol PP Gianyar. Salah satu PMI, IB Kumara, mengucap syukur sehingga akhirnya dia bisa kembali bertemu keluarganya di Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar. Selama menjalani karantina di Vila Swan, Keramas, pekerja kapal pesiar ini mengusir jenuh dengan memainkan alat musik gitar.
Kasat Pol PP Gianyar Made Watha mengaku bahwa amemang benar kepulangan PMI itu dikawal petugas Satpol PP Gianyar.

Sementara itu tingkat kesembuhan pasien positif corona di Gianyar meningkat. Jubir Satgas Covid Gianyar, dr.I Nyoman Wawan Tirta Yasa, mengatakan hingga Minggu (3/5/2020) sebanyak 15 orang sembuh dari total kumulatif kasus positif sebanyak 24 orang.

Baca juga :  Hasil Swab Keluarga Korban Corona Belum Keluar

Pasien yang dinyatakan sembuh baru-baru ini merupakan seorang PMI asal Desa Pejeng Kaja, Tampaksiring. Dia datang dari kapal Pesiar pada 30 Maret 2020. Yang bersangkutan tiba di kampungnya pada 31 Maret 2020 lanjut melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Setelah itu, dia ke Puskesmas Tampaksiring II untuk mencari surat keterangan selesai masa pemantauan. Lanjut keesokan harinya (16 April 2020) PMI ini ke RSUD sanjiwani Gianyar. Dia diberikan surat keterangan habis masa pantau, namun tidak dilakukan rapid test. Tntuk memastikan, PMI ini pada 18 April 2020, atas inisiatif sendiri dan keluarga, mendatangi RS Udayana untuk rapid test mandiri. Berselang tiga hari kemudian, PCR-nya keluar dengan hasil positif corona.

Baca juga :  Mantan Sekda Jadi Tersangka, Bupati PAS Hanya Katakan Ini

“Pasien lalu dirawat pada 21 April 2020 di RS Udayana dan dinyatakan sembuh pada 2 Mei 2020,” tandas Tirta Yasa. (yuliantara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini