Siapkan 9.000 Nasi Bungkus, Prajurit TNI Masak dari Jam 1 Pagi

MEMASAK - Prajurit TNI dibantu polri, ASN dan relawan saat menyiapkan ribuan nasi bungkus bagi warga Serokadan yang terisolasi.

Bangli, DenPost

Lima hari sudah 2.640 warga Banjar Serokadan, Desa Abuan, Susut, Bangli tak diperkenankan keluar rumah karena harus menjalani isolasi baik rumah maupun isolasi wilayah. Sejak diberlakukan kebijakan itu pada Kamis (30/4) lalu, sejak itu pula untuk kebutuhan logistik terutama asupan makanan ditangani tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 baik provinsi maupun Kabupaten Bangli. Salah satu di antaranya adalah jajaran TNI baik Kodim maupun Kodam.

Dari Kodim 1626/Bangli bahkan menerjunkan satu pleton prajuritnya untuk dikerahkan di dapur umum yang didirikan di SMPN 2 Susut yang berlokasi di Desa Abuan. Dalam sehari petugas yang dibantu dari kepolisian, ASN, dan relawan diharuskan menyiapkan sedikitnya 9.000 nasi bungkus yang dibagikan ke seluruh warga dalam tiga tahap. “Untuk makan pagi, siang dan sorenya. Juga termasuk untuk semua pihak yang bertugas,” kata Komandan Kodim 1626/Bangli Letkol Inf. Himawan Teddy Laksono, Senin (5/4).

Baca juga :  Ditinggal ke Kebun, Dapur Ludes Terbakar

Untuk menyiapkan makanan sebanyak itu, petugas harus memasak mulai pukul 01.00 setiap harinya. “Proses memasak dilakukan dengan memperhatikan standar kesehatan. Semua anggota harus dalam kondisi sehat. Bahan makanan dan peralatan memasak juga harus dalam kondisi steril,” katanya.

Makanan yang telah matang dibungkus dengan melibatkan Linmas, PKK, Pecalang, dan relawan lainnya. Setelah siap selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat di Banjar Serokadan menggunakan dua unit kendaraan Kodim. Pendistribusian dilakukan sesuai waktu jam makan, pagi, siang dan malam. “Untuk menyiapkan makanan bagi warga, prajurit yang ditugaskan di dapur umum adalah yang memiliki spesialisasi memasak. Proses memasak dilakukan tiga kali dalam sehari. Agar tak membosankan, lauk yang dimasak diusahakan bervariasi setiap harinya. Tentunya dengan memperhatikan kalori yang dibutuhkan,” jelasnya.

Baca juga :  Pengantar Pendaftaran Paslon ke Kantor KPU Dibatasi

Sementara itu,  1.280 paket sembako juga sudah digelontorkan Dinas Sosial Bangli ke tiga banjar yang ada di desa Abuan. Khusus di Banjar Serokadan, mekanisme penyaluran bantuan melalui dapur umum yang telah dibangun di wilayah setempat. “Paket bantuan sembako itu, sudah kami distribusikan sejak tiga hari lalu secara bertahap pascadesa Abuan ditetapkan untuk dilakukan isolasi. Hari ini, sisa paket dari yang kami sediakan sebanyak 1.280-an untuk semua Kepala Keluarga sudah selesai kita salurkan,” ungkap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangli, I Wayan Karmawan. (128)

Baca juga :  Meningkat, Permintaan Kremasi di Krematorium Bebalang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini