Tenggat Mendekat, Empat Ranperda Terancam Molor

RAPAT - Rapat pimpinan fraksi, kelompok ahli serta sekretariat dewan, Senin (4/5) di Gedung DPRD Bali.

Sumerta Klod, DenPost

Pengesahan empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Bali terancam molor lantaran tenggatnya kiat mendekat. Kondisi ini tidak lepas dari dampak buruk kemunculan Covid-19, yang mengganggu berbagai program legislatif. Apabila dalam kondisi normal, Ranperda ini semestinya telah rampung pada 20 Mei mendatang. Ketua Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengatakan, apabila waktunya tidak cukup, pengesahannya terpaksa ditunda.

Baca juga :  Covid-19 di Denpasar, 9 Pasien Sembuh dan 10 Positif

“Kalau tidak bisa tuntas, kita tunda dulu,” ujarnya usai memimpin rapat pimpinan fraksi, kelompok ahli serta sekretariat dewan, Senin (4/5) di Gedung DPRD Bali. Empat Ranperda itu yakni Standar dan Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali; Penyelenggaraan Kesehatan; tentang Penguatan dan Pemajuan Kebudayaan Bali; dan tentang Perubahan Atas Perda Nomor 5 Tahun 2010 tentang Pernyertaan Modal Daerah. Tiga di antaranya cukup matang disahkan.

Baca juga :  Usai Terima Surat PHK, Penjaga Villa Gantung Diri

Kendati dikejar tenggat, pihaknya enggan bekerja asal jadi saja. Perubahan situasi antara sebelum kemunculan Covid-19 dan sesudah, juga menjadi pertimbangan. Salah satunya, terhadap Ranperda Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali. Ia menilai, aspek dalam pariwisata sangat kompleks, khususnya di Bali yang menjadikan pariwisata sebagai sektor andalan, sehingga dibutuhkan regulasi yang matang dalam upaya memulihkan dan meningkatkan mutu sektor pariwisata.

“Pariwisata kan agak kompleks sedikit, apalagi pariwisata yang sekarang (kemunculan Covid-19), bagaimana kita bisa masukkan itu. Karena apa rekomendasi tahun lalu dengan tahun sekarang, kan beda,” ungkapnya. Justru, ia mengaku khawatir apabila Ranperda Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali ini telah rampung. Dengan kata lain, ia menilai bahwa pengesahan Ranperda ini butuh konsentrasi penuh agar regulasi dan penerapannya nanti dapat selaras. (106)

Baca juga :  Antisipasi Penyebaran Omicron, Polresta Gelar Operasi Aman Nusa Agung II

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini