Satu Pegawai Bagian Gizi RSU Bangli Positif Corona

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa

Bangli, DenPost
Setelah seorang perawat yang tugas di Puskesmas Susut, Bangli, positif terjangkit virus corona, pada Senin (5/4/2020) kembali dilaporkan bahwa seorang pegawai bagian gizi di RSU Bangli, asal Keluarahan Kawan, juga positif terjangkit. Dengan munculnya penambahan ini, jumlah kasus positif di Bangli mencapai 50.

Pegawai bagian gizi yang terjangkit itu adalah perempuan berusia 49 tahun. Saat ini dia dikarantina di Balai Diklat BPK Perwakilan Provinsi Bali di Pering, Blahbatuh, Gianyari. “Pada Kamis (30/4/2020) dia sakit sehingga cek di UGD, kemudian dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Pada Sabtu (2/5/2020) pengambilan swab dan Minggu (3/5/2020) pagi hasilnya positif. Sore harinya, pasien dirujuk,” kata Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa.

Pascakasus positif ini, pada Senin juga dilakukan rapid test terhadap 25 pegawai di Bagian Gizi RSU Bangli. Hasilnya, enam orang di antaranya reaktif atau mengarah positif corona. Pemeriksaan swab tenggorokan keenam orang tersebut rencananya dilakukan Selasa (5/5/2020). Sebagai tindak lanjut kejadian ini, untuk sementara waktu pihak Gugus Tugas dan RSU Bangli menutup operasional Bagian Gizi selama 14 hari ke depan. Sedangkan untuk pemenuhan ransum makanan bagi para pasien di RSU dialihkan ke pihak ketiga.

Baca juga :  Gedung Mes SDN 1 Pengiangang Terbakar

Mengenai kondisi di Desa Abuan, Susut, tercatat 6.849 jiwa di desa yang terdiri dari tiga banjar tersebut yang mesti menjalani isolasi wilayah. Rinciannya, jumlah penduduk Banjar Serokadan sebanyak 2.640, Banjar Abuan 2.371 jiwa dan Banjar Sala 1.838 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut, sebanyak 21 warga Desa Abuan yang dinyatakan positif corona. Sejumlah 16 orang di antaranya berasal dari Serokadan. Disebutkan juga, pasca-rapid test bagi warga Serokadan dengan hasil 447 reaktif, baru sebanyak 371 yang menjalani tes swab. “Dari hasil tes swab tersebut, sebanyak 276 negatif dan sisanya 95 masih menunggu hasil,” jelas Dirgayusa.

Dua PMI Positif

Baca juga :  Pria Bulgaria Gunakan Kamera Super Mini Bobol Data Nasabah

Di tempat terpisah, dua PMI asal Kecamatan Kubu, Karangasem, dinyatakan positif terpapar virus corona. Kadiskes Karangasem Gusti Bagus Putra Pertama mengungkapkan kedua kasus baru tersebut merupakan PMI yang datang terdahulu untuk melakukan karantina mandiri. “Kedua pasien telah diisolasi di Bapelkes Denpasar,” jelas Putra Pertama.

Hingga saat ini jumlah kumulatif pasien positif di Karangasem sebanyak 20. Mengenai tracking warga yang kontak dengan pasien positif atau orang tanpa gejala (OTG) juga bertambah menjadi 39. Seluruhnya merupakan hasil tracking di Kubu, Padangkerta, dan Bebandem. Jumlah kumulatif OTG sebanyak 401. “Seluruhnya terdiri dari 324 orang isolasi mandiri, delapan orang PCR I negatif dan masih di isolasi di tempat yang disediakan oleh Pemkab Karangasem,” pungkas Putra Pertama.

Baca juga :  Sebelum Ibadah Paskah, Polres Bangli Sterilisasi Gereja

Berdasarkan data, jumlah warga yang positif terpapar virus corona di Bali hingga Senin sebanyak 271. Artinya ada penambahan kasus baru sebanyak sembilan dari sebelumnya 262 kasus. Jumlah pasien sembuh juga bertambah yakni delapan. Dengan begitu, kumulatif pasien sembuh di Bali mencapai 159 dari sebelumnya 151 orang. Jika dipersentasekan tingkat kesembuhan pasien di Bali mencapai 58,67 persen. Meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai angka 57,63 persen. (yun/way)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini