Koster Klaim Penanganan Covid-19 di Bali Terkendali

Dangin Puri, DenPost
Penanganan virus corona (covid-19) di Bali diklaim menunjukkan tren yang semakin bagus. Hal ini dinilai dari sejumlah aspek antara lain laju penularan, jumlah pasien yang sembuh, dan jumlah pasien yang meninggal dunia. Dari aspek itu, Bali bertengger di urutan tujuh secara nasional. Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan hal itu dalam keterangan pers pada Senin (4/5/2020) malam.

Diukur pergerakan kasus, penambahan kasus positif corona di Bali dalam sehari dirata-ratakan hanya tujuh. “Kita paling rendah nomor dua. Sedangkan yang paling rendah adalah Sumatera Barat, enam orang (rata-rata per hari). Bali dan Papua rata-rata tujuh per hari,” ungkap Koster, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Made Rentin.

Kemudian yang sembuh, lanjut Koster, posisi Bali sebesar 59 persen secara nasional atau tertinggi di Indonesia dibandingkan dengan 10 provinsi kelompok pasien positif corona terbesar di Indonesia. Rata-rata nasional sebesar 17 persen. “Rata-rata dunia adalah 32 persen. Jadi di Bali, tingkat kesembuhannya tinggi yakni 59 persen,” ungkap Koster bangga.

Baca juga :  Timbulkan Dampak, Relokasi Sampah di Peh Diprotes Warga

Menurutnya, kondisi ini menjelaskan bahwa penanganan corona di fasilitas kesehatan cukup baik. Hal ini tentu tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang terus disempurnakan.

Mengenai jumlah pasien yang meninggal dunia, Koster mengatakan bahwa Bali menempati persentase paling bawah yakni 1,48 persen dibandingkan dengan 10 provinsi lain.

Sesuai data Gugus Tugas Provinsi Bali hingga kini jumlah pasien yang meninggal dunia ada empat (dua 2 WNA dan 2 WNI). Dibanding nasional, persentase pasien meninggal di Bali yakni 7 persen. Secara dunia, persentase meninggal di Bali juga 7 persen. “Meskipun tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kita tetap dapat mengendalikan penambahan jumlah pasien yang positif,” beber Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga :  GTPP Denpasar Tekankan Kesadaran Bersama Cegah Penularan dan Penegakan Prokes

Terkait capaian yang bagus itu, Koster mengatakan Bali diapresiasi pemerintah pusat. Dia mengatakan bahwa dia dihubungi langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi. Oleh Menko Maritim dan Invetasi, capaian ini lalu dibahas dalam rapat kabinet dan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, Menko Maritim dan Investasi mengingatkan agar penanganan corona di Bali disempurnakan. “Bali diharapkan menjadi provinsi pertama yang pandemi covid-19-nya bisa berakhir,” imbuhnya.

Koster juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, di antaranya paramedis, desa adat dan dinas. “Saya sebagai Ketua Gugus, dan Gubernur, akan memberikan insentif tambahan bagi para tenagamedis ,” bebernya.

Baca juga :  Di Buleleng, Satu Pasien Dalam Pengawasan Masuk Isolasi

Menurut Gubernur, kebijakan itu sedang dirumuskan sesuai undang-undang yang berlaku. Selain itu, dia menyinggung peran bendesa adat bersama Satgas Gotong Royong yang mendukung secara sekala-niskala. Di antaranya melaksanakan upacara keagamaan secara konsisten dalam rangka mohon kedamaian. “Setiap hari, luar biasa, pagi dan sore berdoa di pura kahyangan tiga agar kita semua merasakan suasana di Bali dengan nyaman,” tambah Koster.

Menurut dia, langkah niskala merupakan kearfian lokal yang dijadikan salah satu panduan penanganan corona. Koster juga berterima kasih kepada para bupati, walikota, Kapolda Bali, Pangdam XI/ Udayana, satgas dan relawan. (wira)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini