Produksi Melimpah, Permintaan Lele Turun

HASIL MELIMPAH – Panen lele di Denpasar melimpah, namun pemasaran turun tajam seiring mewabahnya virus corona.

Lumintang, DenPost

Produksi lele di Denpasar belakangan ini melimpah, namun permintaan turun drastis seiring mewabahnya virus corona yang mematikan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

”Budidaya lele yang dilakukan para petani di Denpasar guna menjaga ketahanan pangan masyarakat saat mewabahnya virus corona. Produksi lele di Denpasar 1 ton per hari. Dulu diambil oleh pedagang lalapan. Namun sekarang lele yang dipanen tersebut diolah menjadi makanan olahan di jual secara online,’’ kata Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, Selasa (5/5).

Baca juga :  Pramuka Wajib Adaptif Di tengah Pandemi

Dia menjelaskan, sebelum mewabahnya virus corona kebutuhan lele untuk Denpasar 10 ton per hari dan 9 ton dipasok dari jawa maupun kabupaten lain di Bali. ”Kami mengajak para petani lele agar mengolah hasil panen menjadi makan olahan. Kalau sudah diolah dengan baik akan bisa bertahan lama,’’ sarannya.

Menurut Bayu Brahmasta, pengembangan budidaya lele di Denpasar tetap menjadi komoditas unggulan dan sangat potensial dikembangkan. Teknologi budidaya yang sudah diterapkan dalam budidaya lele ykani dengan sistem bioflok dan akuaponik. Sisten bioflok merupakan sistem budidaya lele dengan memanfaatkan gumpalan (flok) yang tersusun dari mikroorganisme guna mengolah limbah budidaya tersebut menjadi makanan alami ikan. Dengan demikian, meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan peningkatan kualitas air. Sedangkan akuaponik merupakan sistem terpadu antara akuakultur (budidaya ikan) dan hidroponik (budidaya tanaman non tanah) atau teknologi budidaya mengkombinasikan pemeliharaan ikan dengan tanaman. ”Kami menerapkan teknologi bioflok dan akusponik sehingga budidaya lele dapat meningkatkan produksi dan produktivitasnya,’’ jelasnya. (103)

Baca juga :  Terjaring Razia Prokes, Belasan Warga Dibina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini